Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Pemkab Sragen Gelar Lomba Antar-OPD Berhadiah Rp56 Juta

Pemkab Sragen menggelar lomba-lomba berhadiah puluhan juta rupiah yang hanya diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkab.
SHARE
Pemkab Sragen Gelar Lomba Antar-OPD Berhadiah Rp56 Juta
SOLOPOS.COM - Para pejabat eselon II mengenakan sarung saat mengikuti lomba gobak sodor memeriahkan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Ri yang digelar di GOR Diponegoro Sragen, Selasa (9/8/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menggelar aneka lomba dengan total hadiah mencapai Rp56 juta untuk menyemarakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI.

Lomba tersebut hanya digelar antarorganisasi perangkat daerah (OPD), tidak untuk masyarakat umum. Aneka lomba itu dimulai Selasa (9/8/2022), diawali dengan lomba egrang, bakiak, dan gobak sodor pakai sarung di GOR Diponegoro Sragen. Ada berbagai lomba lain yang digelar.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, tak mau ketinggalan. Ia juga ikut mencoba lomba gobak sodor.

“Kalau ikut lomba egrang kasihan bambunya. Kalau ikut lomba bakiak kasihan yang di belakang saya. Akhirnya saya coba gobak sodor. Ini momentum guyup rukun. ASN antar-OPD yang awalnya tidak kenal bisa saling kenal,” ujar Bupati Yuni di GOR Diponegoro Sragen, Selasa siang.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Joko Suratno, menerangkan Pemkab menyediakan hadiah senilai total Rp56 juta. Lomba senam sicita hadiahnya paling besar. Juara I lomba senam sicita dapat Rp10 juta, juara II Rp7,5 juta dan juara II Rp5 juta. Ada pula juara juara harapan I Rp4 juta, harapan II Rp3,5 juta, dan harapan III Rp3 juta.

Baca Juga: Sentil Pemkab Sragen, Pemuda Desa Ini Gelar Lomba Foto Jalan Rusak

Pada bagian lain, Bupati Yuni memastikan upacara HUT Kemerdekaan RI tetap dilaksanakan tapi di masing-masing OPD pada Rabu (17/8/2022). Paskibraka tetap digunakan di setiap OPD saat upacara bendera.

“Khusus untuk detik-detik proklamasi dan penurunan bendera tidak digelar seperti tahun-tahun sebelumnya di stadion, tetapi lewat Zoom bersama Presiden. Kalau upacara lingkup kecil seperti di OPD dibolehkan,” kata Bupati.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sragen, Sutrisna, mengatakan ada 174 anggota Paskibraka yang akan disebar ke semua OPD sebagai petugas pengibar bendera Merah Putih.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode