Pemkab Pati Tak Ambil Risiko, Semua Objek Wisata Ditutup

Pemkab Pati memutuskan untuk menutup sementara semua objek wisata religi dan wisata alam demi mencegah penularan penyakit Covid-19.
SHARE
Pemkab Pati Tak Ambil Risiko, Semua Objek Wisata Ditutup
SOLOPOS.COM - Bupati Pati, Haryanto, perintahkan penutupan semua objek wisata di Pati. (Antara)

Solopos.com, PATI--Naiknya angka pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus, membuat Pemkab Pati gerak cepat. Pemkab Pati memutuskan menutup sementara semua objek wisata religi dan wisata alam demi mencegah penularan Covid-19.

Mengutip Antara, Selasa (1/6/2021), Bupati Pati Haryanto, menyatakan penutupan dan pengetatan objek wisata ini sebagai langkah antisipasi agar kasus Covid-19 tidak terus melonjak. “Penutupan dijadwalkan selama dua pekan sambil melihat perkembangan," katanya.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Bupati menginstruksikan kepada semua camat, kepala desa, Puskesmas dan pihak terkait untuk bekerja keras melakukan tindakan pencegahan agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Baca Juga : Mitos Tembus Pantai Selatan dari Gua Pancur Pati Terpatahkan

Sejak awal pandemi sampai sekarang, Kabupaten Pati belum pernah menangani pasien yang dirawat di rumah sakit hingga 88 orang, meskipun ada juga pasien rujukan dari daerah lain.

"Awalnya di Kabupaten hanya ada sekitar 40 pasien positif Covid-19. Namun sekarang meningkat menjadi 88 pasien. Itu berarti peningkatannya lebih dari 100%. Sehingga lebih baik kami melakukan tindakan pencegahan dibandingkan melakukan pengobatan," katanya.

Bupati mengatakan bagi masyarakat yang hendak mengadakan acara halal bi halal, disarankan digelar secara virtual demi mencegah terjadinya kerumunan dan klaster baru.

Baca Juga : Nelayan Pati Diajari Baca Cuaca Saat Melaut di SLCN

Demikian pula, warga yang hendak menggelar pernikahan memang tidak dilarang, tetapi harus dibatasi karena berdasarkan grafik. Manakala terdapat aktivitas masyarakat yang tinggi diikuti pula peningkatan kasus Covid-19. Pemkab mencatat dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Pati.

Sebelumnya, sejumlah rumah sakit di Pati menerima rujukan pasien Covid-19 dari daerah lain.Seperti di Rumah Sakit KSH Pati yang menerima 42 pasien Covid-19. Sebanyak 25 pasien di antaranya dari Kabupaten Kudus dan sisanya dari daerah lain.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago