Pemkab Grobogan Kaji Penambahan SMP di Uji Coba PTM
Solopos.com|jateng

Pemkab Grobogan Kaji Penambahan SMP di Uji Coba PTM

Kemungkinan penambahan pada tingkat SMP, sedang SD dan MI belum direkomendasikan.

Solopos.com, PURWODADI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan sedang mengkaji kemungkinan menambah sekolah untuk pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Kemungkinan penambahan pada tingkat SMP, sedang SD dan MI belum direkomendasikan.

Hal itu menjadi salah satu hasil rapat evaluasi pekan pertama pelaksanaan PTM yang digelar di ruang rapat Wakil Bupati Grobogan, Senin (12/4) sore.

“Ada tiga kriteria yang sudah dipenuhi dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka [PTM] yang digelar di SMP, MTS, MAN, SMAN, dan SMKN. Sehingga pelaksanaan pekan pertama dinilai baik,” jelas Pelaksana Harian (Plh) Bupati Grobogan Moh. Sumarsono kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Viral! Pemuda Ciamis Tewas Tercebur Saat Selfie Naik Motor

Adapun kriteria yang sudah dipenuhi, adalah tidak ada pelanggaran protokol kesehatan, baik dilakukan guru, siswa, maupun warga sekolah lainnya. Yakni penggunaan masker, menjaga jarak, mengurangi kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun dalam uji coba PTM di Grobogan.

Kemudian, tidak terjadi penularan Covid-19 dari proses ujicoba PTM itu. Selanjutnya tidak ada komplain dari peserta didik maupun orang tua siswa. “Tiga kriteria itu dipenuhi, sehingga kami nilai telah berjalan baik,” kata Moh Sumarsono.

Dengan hasil penilaian itu, tambahnya, Pemkab berencana menambah SMP dalam pelaksanaan uji coba PTM di Grobogan. Sedang untuk sekolah di bawah SMP, masih diberlakukan pembelajaran secara daring.

‘’Untuk tingkat di bawah SMP, kami masih menunggu semua guru divaksin dulu. Setelah semua guru mendapatkan vaksin, baru bisa dipertimbangkan untuk ujicoba PTM ditingkat SD dan MI,” katanya.

Baca juga: Uji Coba PTM di Grobogan, Ada Guru Abai Penggunaan Masker

Patuhi Protokol Kesehatan

Saat pantauan pelaksanaan hari kedua uji coba PTM, Selasa (6/4) ada temuan pelanggaran protokol kesehatan. Yakni, ada kerumunan di ruang guru salah satu sekolah dan masih ada yang abai dalam penggunaan masker.

Mengenai hal itu Plh Bupati Grobogan Sumarsono menyatakan akan dilakukan evaluasi bersama dan selalu diingatkan. Pihak sekolah diharapkan tetap memerhatikan dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Tentu menjadi perhatian kita, agar peristiwa tersebut tidak muncul kembali. Sehingga pelaksanaan uji coba PTM bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Grobogan dilakukan di lima sekolah. Yakni SMPN 1 Grobogan, MTsN 1 Grobogan, MAN 1 Grobogan, SMAN 1 Wirosari, dan SMKN 1 Purwodadi. Rencananya uji coba PTM dilakukan dari 5-16 April 2021.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago