[x] close
top ear
PELECEHAN SEKSUAL SOLO : Dituduh Cium Paksa Pegawai, Eks Kepala Kantor Pajak Jateng II di Solo Diadukan ke Polisi
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi pelecehan seksual (JIBI/Solopos/Dok)

PELECEHAN SEKSUAL SOLO : Dituduh Cium Paksa Pegawai, Eks Kepala Kantor Pajak Jateng II di Solo Diadukan ke Polisi

Diterbitkan Senin, 1/09/2014 - 20:14 WIB
oleh Solopos.com/Rudi Hartono/JIBI/Solopos
2 mnt baca -

Solopos.com, SOLO—Dugaan kasus pelecehan seksual terjadi di Solo. Mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II, Bambang Is Sutopo, diadukan pegawai kantor setempat ke Polresta Solo, Senin (1/9/2014).

Bambang dituduh telah melecehkan bawahannya, WR, 38, secara seksual ketika dia berada di ruang kerja Bambang, 22 November 2012 silam.

WR melalui suaminya, By, 43, saat menemui wartawan di kawasan Stadion Manahan, Solo, seusai melapor mengatakan istrinya terpaksa mengadukan Bambang ke polisi karena sudah tidak mendapat solusi dari DJP pusat.

Sebelumnya, dia sudah melapor ke DJP pusat atas perbuatan Bambang. Namun, kata By, hingga kini tidak ada kepastian penyelesaian masalah. Pengaduan tercatat dengan register No. STBP/115/IX/2014/Reskrim. Bambang diadukan karena dinilai telah melanggar Pasal 294 ayat (2) KUHP tentang Kejahatan terhadap Kesusilaan.

By yang juga pegawai Kanwil DJP itu menginformasikan, pelecehan terjadi ketika Bambang masih menjabat sebagai Kepala Kanwil DJP Jateng II yang berkedudukan di Manahan, Solo.

Kala itu istrinya menjabat sebagai Penelaah Keberatan Kanwil DJP Jateng II. By menceritakan, menurut keterangan WR peristiwa bermula ketika Bambang melalui sekretarisnya meminta WR ke ruang kerja Bambang. Bambang beralasan ingin menunjukkan foto suaminya, By, masa lalu. Bambang kenal baik dengan By karena pernah menjadi atasan By.

“Tapi, setelah istri saya sudah di ruang kerja, Pak Bambang malah bilang suka sama istri saya. Tapi istri saya waktu itu tidak merespons dan dia memilih segera meninggalkan ruangan. Sekitar dua meter sebelum istri saya mencapai pintu keluar, Pak Bambang mengatakan akan mengantar istri saya keluar sambil menyusul. Sesampainya di dekat istri saya Pak Bambang tiba-tiba memeluk istri saya dari belakang,” urai By didampingi pengacaranya dari Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (Spekham), Ahmad Bachrudin Bakri.

Dipeluk dan Dicium

Perbuatan Bambang, lanjut dia, tak sekadar itu. Menurut By, setelah memeluk, Bambang membalikkan tubuh WR. Bambang lalu mencium bibir WR. WR pun berupaya melepaskan ciuman tersebut.

Setelah terlepas WR meminta Bambang agar melepaskan pelukannya sambil terus meronta. Namun, WR tak berdaya karena pelukan Bambang sangat erat. Bambang justru semakin nekat merayu WR.

“Saat diminta melepaskan pelukan, Pak Bambang malah bilang kepada istri saya, peluk aku satu menit saja, begitu katanya. Setelah itu Pak Bambang melepas pelukannya dan istri saya segera keluar dari ruangan,” imbuh By.

Sementara itu, dua nomor ponsel Bambang yang diperoleh Solopos.com tidak dapat dihubungi. Anak Bambang, Linet, melalui telepon rumah menginformasikan Bambang sedang keluar rumah.

Biasanya, ayahnya itu pulang larut malam. Dia membenarkan Bambang adalah mantan Kepala Kanwil DJP Jateng II. Saat ini dia tinggal di Bali.

LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Iklan Baris

berita terkini