Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

PELATIHAN SNI : UM Magelang Gelar Sosialisasi SNI Mainan Anak

SHARE
PELATIHAN SNI : UM Magelang Gelar Sosialisasi SNI Mainan Anak
SOLOPOS.COM - Ilustrasi mainan anak (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)
PRODUK WAJIB BERSNI

Ilustrasi (JIBI/Antara/dok)

Kanalsemarang.com, MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, menggelar sosialisasi dan pelatihan pengajuan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk mainan anak.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Ketua Tim Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Wilayah UMM yang juga Dekan Fakultas Teknik UMM Oesman Raliby di Magelang, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari terakhir, 18-19 September 2014, dengan para peserta sekitar 60 orang.

“Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengajuan SNI mainan anak yang kami selenggarakan ternyata cukup diminati masyarakat, khususnya para perajin mainan anak. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 perajin mainan anak di Kota Magelang,” katanya seperti dikutip Antara, Jumat (19/9/2014).

Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di Lapangan Golf Borobudur dengan narasumber Direktur Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Orida Aryani dan Kepala Subdirektorat Sandang dan Kerajian Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Wilayah II Ismudian.

Pada hari kedua, kegiatan berlangsung di aula Gedung Rektorat UMM dengan narasumber pegiat Masyarakat Standarisasi Nasional Provinsi Jawa Tengah Bambang Purwanggono dan praktisi mainan anak dari Mandiri Craft Yogyakarta Tarjono Slamet.

Ia menjelaskan tentang pentingnya manfaat sosialisasi tersebut, terutama bagi kalangan perajin mainan anak.

Berbagai produk mainan anak-anak, katanya, mulai 2014 sudah harus memenuhi ketentuan SNI.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para perajin memahami bahwa produk-produk mainan anak mulai tahun 2014 harus sudah memenuhi SNI dalam rangka menghadapi persaingan global,” katanya.

Ia mengatakan berbagai produk mainan anak harus berkualitas dengan memenuhi ketentuan SNI, antara lain menyangkut keamanan, peruntukan, dan kemanfaatan.

“Berbagai produk mainan anak yang harus berketentuan SNI tersebut, antara lain mobil-mobilan, berbagai jenis binatang, dan alat peraga edukasi,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode