Peduli Korban Letusan Semeru, PKR Kirim Bantuan ke Lumajang

Tim Donasi Peduli Semeru Partai Kedaulatan Rakyat tiba di Desa Penaggal, Kecamatan Candipuro Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021).
Peduli Korban Letusan Semeru, PKR Kirim Bantuan ke Lumajang
SOLOPOS.COM - Tim Peduli Semeru Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) kirim bantuan ke korban erupsi Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). (Istimewa)

Solopos.com, LUMAJANG — Bencana erupsi Gunung Semeru mendorong kader Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) bergerak memberikan donasi bagi korban bencana secara langsung.

Pada Senin (6/12/2021), Tim Donasi Peduli Semeru PKR tiba di Desa Penaggal, Kecamatan Candipuro Lumajang, Jawa Timur.

Di desa ini, kader partai pimpinan Tuntas Subagyo ini langsung mendistribusikan bantuan di dua lokasi. Bantuan berupa sembako, kebutuhan sehari-hari serta pakaian pantas pakai. Bantuan disalurkan melalui posko pengungsian yang saat ini ditempati oleh kurang lebih 207 orang pengungsi.

Baca juga: Detik-Detik Evakuasi Jasad Satu Keluarga Korban Erupsi Semeru

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com dari kader PKR yang bertolak ke Lumajang, sebanyak 207 orang pengungsi itu meninggalkan rumah tinggal mereka karena kena terdampak erupsi Semeru.

“Dapur umum juga sudah mulai beroperasi sore ini. Kami jadi satu-satunya partai yang mendirikan dapur umum, mengirim relawan dan bantuan ke Lumajang, untuk saat ini,” ujar Ketua DPD Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Lumajang Maksum S.Pd., dalam keterangan tertulisnya.

Setelah berkoordinasi dengan posko pengungsian, lanjut Maksum, dapur umum itu akan melayani kebutuhan makan. Yakni bagi pengungsi dan 200 orang sukarelawan, sebanyak tiga kali sehari.

Baca juga: Sosok Bripka Rustam, Terjang Banjir Grobogan Sambil Gendong Nenek-nenek

Sementara, Korlap Relawan PKR Lumajang, Hendradi Hendri, mengatakan saat ini PKR jadi satu satunya partai yang mendirikan dapur umum, mengirim relawan dan bantuan ke Lumajang.

Seperti diketahui, Gunung Semeru erupsi mengeluarkan awan panas menerjang sejumlah desa di Lumajang, pada Sabtu (4/12/2021) sore. Kejadian ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Hingga saat ini, warga tetap diimbau mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Semeru. Terlebih, awan panas kembali meluncur dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (6/12).

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung Semeru kembali mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur sejauh 2,5 kilometer. Awan panas mengarah ke Besuk Kobokan.

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago