top ear
Logo PDIP (JIBI/Dok)
  • SOLOPOS.COM
    Logo PDIP (JIBI/Dok)

PDIP Jateng Berhasrat Sapu Bersih Kemenangan Pilkada di 21 Daerah

Pada Februari 2020 diambil sampel terkait popularitas dan elektabilitas para bakal calon.
Diterbitkan Jumat, 24/01/2020 - 08:40 WIB
oleh Solopos.com/Kurniawan
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah (Jateng) berhasrat melakukan sapu bersih kemenangan dalam Pilkada serentak 2020 di 21 kabupaten/kota.

Pernyataan tersebut disampaikan Bendahara DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat diwawancara wartawan seusai memimpin kunjungan kerja spesifik rombongan Komisi X DPR di Balai Kota Solo, Kamis (23/1/2020).

“Kalau kami maunya ya semua [menang]. Tapi target resmi belum dicanangkan. Target itu nanti terkait hasil survei seperti apa, logistik juga. Calon-calonnya yang potensi berapa, respons masyarakat bagaimana, dan seterusnya,” tutur dia.

Sebelum rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah diturunkan oleh DPP PDIP, menurut Agustina, sebaiknya para bakal calon aktif bersosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas.

Sebab pada Februari 2020 akan dilakukan pengambilan sampel kembali terkait popularitas dan elektabilitas para bakal calon. Pengambilan sampel survei untuk melihat pergerakan profil para bakal calon, baik figur eksternal maupun internal.

Agustina mengaku tidak tahu kapan rekomendasi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah bakal diumumkan. Tapi dia memprediksi keluarnya rekomendasi tidak bersamaan di seluruh daerah. Daerah yang PDIP nya unggul bisa diumumkan awal.

Ihwal kemungkinan berkoalisi dengan parpol lain, menurut Agustina, PDIP membuka diri. Koalisi tidak semata terkait strategi pemenangan paslon yang diusung, tapi juga terkait kelangsungkan program pembangunan yang disusun kepala daerah terpilih.

“Kami tidak bisa sendiri walaupun kami memiliki beberapa kabupaten yang bisa maju sendiri. Komunikasi dijalin agar proses pengajuannya bersama dan bupati walikota terpilih mendapatkan dukungan dalam membangun daerah,” imbuh dia.

Disinggung tentang ikut mendaftarnya putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, dalam Pilkada Solo, Agustina menilai sudah mengalami perkembangan positif.

“Perkembanggannya baik. Saya banyak dapat informasi dari teman-teman, Gibran sudah mulai jalan-jalan dan lebih rengket. Kalau dulu satu dua saja, ini sudah lebih rengket. Tentu masyarakat Solo semakin mengenal Gibran sebagai calon,” terang dia.

2 Siswa SMP Solo Di-DO Gara-Gara Vape, Salah Satunya Ogah Pindah Sekolah

Tapi Agustina menilai Gibran dan pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sama-sama mempunyai peluang untuk mendapatkan rekomendasi. Sebab sejauh ini PDIP memperlakukan sama para bakal calon, termasuk Gibran dan pasangan Puguh.

Agustina justru mengingatkan kepada seluruh kader PDIP Jateng agar tidak terlalu fanatik dalam mendukung salah satu calon kepala daerah dan wakilnya. Sebab, PDIP dari dulu telah memiliki prinsip “tegak lurus” kepada apa pun keputusan DPP PDIP.

Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkait