top ear
PANTI PIJAT di Kwarasan Dirusak Massa
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi (google.img)

PANTI PIJAT di Kwarasan Dirusak Massa

Diterbitkan Rabu, 11/07/2012 - 18:39 WIB
oleh Solopos.com/JIBI/SOLOPOS/Triyono
2 mnt baca -

SUKOHARJO- Dua panti pijat di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo menjadi sasaran perusakan massa, Selasa (10/7) petang. Akibat kejadian itu, pintu serta jendela depan dua panti yang lokasinya berdampingan mengalami kerusakan dan kacanya pecah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com menyebutkan, dua panti pijat sasaran massa adalah Sasana Kebugaran Wanda Jaya dan Ngudi Waras. Perusakan dilakukan sekelompok orang sekitar pukul 19.00 WIB. Meski menimbulkan kerusakan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

“Kejadian sekitar pukul tujuh malam (19.00 WIB). Pelakunya cukup banyak, sekitar 15 orang dan menggunakan sepeda motor,” ungkap Kapolsek Grogol, AKP Agus Setyono, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari dihubungi Solopos.com melalui telepon selular, Rabu (11/7/2012).

Agus menjelaskan petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Kwarasan setelah mendapat laporan adanya aksi perusakan terhadap kedua panti. Dia juga menyatakan polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif dibalik kejadian itu.

“Kasus ini masih dalam lidik (penyelidikan) petugas, belum diketahui pelakunya. Polisi juga terus melakukan pendalaman untuk menggali informasi lebih jauh,” ujar dia.

Camat Grogol, Agustinus Setyono, juga mengaku mendapat laporan aksi perusakaan panti pijat di Kwarasan, Selasa (10/7) petang. Namun dia menegaskan kasus tersebut saat ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian. Untuk menjaga kondusivitas wilayah, Agus menyatakan akan berkoordinasi dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) setempat.

“Betul ada perusakan panti di Kwarasan. Tetapi kasusnya sudah ditangani di Polsek Grogol,” ujarnya ketika dihubungi secara terpisah. Agustinus Setyono mengatakan selama menjadi Camat Grogol, aksi perusakan panti baru kali pertama dan sebelumnya belum pernah terjadi.

Dia menambahkan untuk menjaga kondusivitas wilayah di Kecamatan Grogol, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dan pengawasan bersama muspika dan unsur lain terkait. Hal itu sekaligus dalam rangka persiapan menyambut datangnya Bulan Puasa.


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini