[ X ] CLOSE

Pakar Sebut Indomie Dipakai untuk Imbalan Transaksi Seksual di Ghana

Bashiratu bahkan menjelaskan bahwa produk mi instan itu menjadi tawaran untuk melakukan transaksi seksual.
Pakar Sebut Indomie Dipakai untuk Imbalan Transaksi Seksual di Ghana
SOLOPOS.COM - Indomie disebut sebagai penyebab tingginya angka kehamilan di Ghana. (World of Buzz)

Solopos.com, ACCRA — Seorang pakar gender dan ketenagakerjaan di Ghana menyebutkan salah satu produk mie instan asal Indonesia, Indomie, menjadi penyebab tingginya angka kehamilan remaja di sana. Pasalnya, mi instan itu digunakan sebagai transaksi seksual.

Bujuk Ayahnya yang Hendak Lompat dari Tower, Kata-Kata Bocah Ini Bikin Terenyuh

Melansir World of Buzz, Selasa (29/12/2020), seorang pakar gender dan ketenagakerjaan, Bashiratu Kamal, mengatakan bahwa Indomie adalah salah satu penyebab meroketnya angka kehamilan remaja di Ghana.

Bashiratu mengungkapkan hal ini pada dialog nasional tentang kekerasan seksual dan berbasis gender dalam pandemi Covid-19 yang diadakan oleh STAR-Ghana Foundation.

Gadis-gadis muda di Ghana didorong untuk melakukan transaksi hubungan seksual di mana pria akan menjanjikan mereka barang sebagai imbalan. Barang-barang tersebut termasuk Indomie, pulsa seluler, dan uang.

Inilah Sosok MYD di Video Gisel, Namanya Michael Yukinobu Defretes

Hal ini dilakukan karena tingginya angka kemisikinan di Ghana, terlebih di saat pandemi seperti ini. “Dalam beberapa kasus, ada masalah hubungan transaksional. Di mana beberapa orang tua juga mendorong anak-anak mereka untuk ikut serta. Sehingga mereka bisa mendapatkan cukup uang untuk menghidupi diri sendiri,” kata Bashiratu.

Situasi Sulit

Dia juga menjelaskan situasi di mana seorang ibu yang mendorong putrinya untuk ikut dalam transaksi hubungan seksual. Ini karena percaya pria itu dapat membantu putrinya.

Bashiratu bahkan menjelaskan bahwa produk mi instan itu menjadi tawaran untuk melakukan transaksi seksual.

Pria Ini Pasang Baliho Buka Jasa Sewa Teman Kencan Malam Tahun Baru

“Orang tua mereka tidak bekerja, mereka di rumah dan mereka harus bertahan hidup. Jadi mereka melakukan ini untuk mendapatkan uang,” jelas Bashiratu.

Hal ini menunjukkan betapa buruknya kemiskinan di Ghana yang tidak hanya memengaruhi orang dewasa, tetapi juga anak-anak muda yang diekploitasi untuk bertahan hidup.

Bashiratu hanya bisa berharap pihak berwenang di Ghana dapat membantu semua anak sehingga mereka tidak melakukan tindakan transaksi itu.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago