Pakar Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir Maksimal Awal 2023

Akhir krisis kesehatan pandemi Covid-19 akan terjadi jika sepertiga negara di dunia telah masuk dalam kategori terkendali atau endemi.
SHARE
Pakar Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir Maksimal Awal 2023
SOLOPOS.COM - Sejumlah warga antre untuk vaksinasi COVID-19 dosis ketiga (booster) di posko vaksinasi Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (17/4/2022). Posko tersebut bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan mudik Lebaran 2022 mendatang sekaligus sebagai upaya antisipasi penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Solopos.com, JAKARTA — Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman memprediksi status krisis kesehatan pandemi Covid-19 di dunia akan dicabut pada akhir 2022 atau awal 2023.

Akhir krisis kesehatan pandemi Covid-19 akan terjadi jika sepertiga negara di dunia telah masuk dalam kategori terkendali atau endemi.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

“Selain itu cakupan vaksinasi dua dosis mencapai 70 persen di tingkat global sampai Oktober 2022, ini syarat yang harus dikejar,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (18/5/2022).

Dicky melanjutkan, di Indonesia, status endemi bisa terjadi di sejumlah kota/kabupaten dalam waktu dekat, tetapi masih harus menunggu waktu hingga mencapai tingkat nasional.

Baca Juga: IDI: Nakes Ucapkan Terima Kasih ke Airlangga Kendalikan Pandemi Covid-19

Penyebabnya, masih banyak virus yang bisa mewabah melalui udara seperti hepatitis akut, campak, TB, influenza sehingga perilaku adaptif pascapandemi Covid-19 masih harus dilakukan secara disiplin.

Ekspedisi Energi 2022

Sementara itu, terkait keputusan pemerintah yang menhapus tes PCR dan Antigen bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), Dicky melihatnya sebagai keputusan yang terburu-buru.

Menurutnya, pelonggaran kedatangan PPLN khususnya warga negara asing tanpa melakukan skrining, bisa memicu lonjakan baru karena virus akan terus bermutasi.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Mereda, Perburuan Harun Masiku Dimulai Lagi

“Prinsip kesehatan mencegah daripada terinfeksi itu lebih baik saat ini. Jadi sebaiknya masih perlu untuk melakukan tes,” ujar Dicky.

Adapun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka.

Selain itu, PPLN yang sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap juga diizinkan masuk ke Indonesia tanpa tes Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Pakar Prediksi Status Pandemi Dunia Dicabut Akhir Tahun Ini, Jika…



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago