Kios pakaian bekas impor atau awul-awul di Pasar Klithikan Notoharjo, Solo, Selasa (21/12/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)
Espos Plus Lifestyle

Pakai Baju Bekas Biar Gaul

Pemakaian baju bekas impor alias thrifting menjadi tren fesyen anak muda masa kini.

Solopos.com, SOLO — Pemakaian baju bekas belakangan menjadi budaya populer yang terus berkembang pesat. Bukan hanya kalangan menengah ke bawah, pakaian bekas saat ini justru menjadi salah satu tren fesyen di kalangan anak muda. Akan tetapi, baju bekas yang dimaksud adalah produk impor yang didatangkan dari luar negeri ke Indonesia.

Sebagai informasi, baju bekas impor atau biasa disebut produk thrift yang diperdagangkan di Indonesia ini biasanya berasal dari China, Jepang, serta Korea. Barang-barang yang dianggap sampah itu biasanya dijual dengan harga murah. Padahal selama ini impor baju bekas dilarang oleh pemerintah. Lantas, mengapa produk thrifting tersebut selalu laris manis di pasar lokal?

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode