Operasi Prokes Gencar Digelar di Bendosari Sukoharjo, Jangan Lupa 5M Ya!

Penurunan PPKM Level di Kabupaten Sukoharjo tak menurunkan intensitas aparat gabungan di Kecamatan Bendosari untuk melakukan operasi protokol kesehatan.
Operasi Prokes Gencar Digelar di Bendosari Sukoharjo, Jangan Lupa 5M Ya!
SOLOPOS.COM - Operasi protokol kesehatan di Bendosari, Sukoharjo. (sukoharjokab.go.id)

Solopos.com, SUKOHARJO – Penurunan PPKM Level di Kabupaten Sukoharjo tak menurunkan intensitas aparat gabungan di Kecamatan Bendosari untuk melakukan operasi protokol kesehatan. Tim gabungan ini melakukan edukasi prokes ke warga.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukoharjo saat ini menerapkan PPKM Level 3 setelah sebelumnya berada di PPKM Level 4. Hal itu membuat adanya sejumlah pelonggaran. Kendati demikian, penerapan protokol kesehatan Covid-19 tetap wajib dilakukan.

Baca Juga: Prokes PTM SD-SMA di Sukoharjo Diperketat Demi Cegah Penularan Covid-19

Demi memantau ketaatan penerapan prokes itu, aparat gabungan di Kecamatan Bendosari rutin melakukan patroli. Mereka terdiri dari Koramil 12 Bendosari, Polsek Bendosari, hingga Satpol PP Bendosari. Seperti kegiatan yang dilakukan pada Rabu (15/9/2021).

Tim gabungan itu memberikan edukasi kepada warga terkait penerapan prokes 5M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Salah satu temuannya adalah adanya warga yang tak memakai masker saat keluar rumah.

Oleh aparat, warga tersebut diedukasi dan diberi masker. Sertu Sri Widodo dari Koramil Bendosari mengatakan tim gabungan itu menyambangi desa-desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Bendosari untuk memberikan edukasi tentang prokes. “Ini penting karena pandemi Covid-19 memang belum berakhir,” katanya seperti dikutip dari sukoharjokab.go.id.

Baca Juga: Babak Akhir Kasus Perusakan Nisan Makam Polokarto Sukoharjo, Pengurus dan Ahli Waris Bertemu

Sertu Sri Widodo menjelaskan strategi yang dia gunakan bersama rekan-rekannya dalam menyampaikan edukasi terkait prokes ke warga. Menurutnya, penyampaian dengan persuasif akan bisa lebih dimengerti oleh masyarakat.

“Kami lakukan pendekatan dengan sabar serta sikap andap asor dan persuasif, sambil memberi masukan dan edukasi tentang protokol kesehatan. Warga tampaknya mengerti dan menerima penjelasan saya. Semoga pandemi ini segera berakhir, mungkin salah satunya dengan meningkatkan kedisiplinan warga,” tutupnya.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago