Ngeri! Kasus Baru Covid-19 di Bangkalan Capai 322 Dalam 14 Hari
Solopos.com|jatim

Ngeri! Kasus Baru Covid-19 di Bangkalan Capai 322 Dalam 14 Hari

Dari 322 kasus baru Covid-19 di Bangkalan tersebut, jumlah kasus tertinggi berada di Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger, dan Bangkalan.

Solopos.com, BANGKALAN -- Tak hanya Kudus, Jawa Tengah, lonjakan kasus baru Covid-19 juga terjadi di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Hanya dalam dua pekan atau 14 hari terjadi penambahan 322 kasus baru.

Menurut Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron dari 322 kasus baru Covid-19 tersebut, jumlah kasus tertinggi berada di Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger, dan Bangkalan.

"Data penderita Covid-19 ini mulai tanggal 10 April hingga 7 Juni 2021," kata Bupati saat menyampaikan paparan pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Hoaks, Orang yang Divaksin Darahnya Jadi Tercemar

Untuk menangani masalah itu, Pemkab Bangkalan telah menyiapkan fasilitas kesehatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu). Yakni menyediakan 150 tempat tidur dan kini telah digunakan untuk 93 pasien Covid-19.

"Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Bangkalan ini adalah pasien yang positif, dan mengalami gejala," katanya dikutip dari Antaranews.com.

Untuk pasien Covid-19 yang positif, akan tetapi tidak mengalami gejala atau yang diistilahkan dengan orang tanpa gejala (OTG), maka tim Satgas Covid-19 Bangkalan menempatkan mereka di Balai Diklat Pemkab Bangkalan. Kapasitas 74 tempat tidur dan sampai saat ini sudah digunakan oleh 35 pasien.

Baca juga: Pertalite Tumpah Disambar Api dari Kompor, Toko dan Rumah di Jombang Hangus

Penyekatan Jembatan Suramadu

Dalam kesempatan itu, bupati juga menuturkan bahwa penderita Covid-19 di Bangkalan bukan hanya dari kalangan tenaga medis dan warga biasa. Namun ada juga yang berasal dari pekerja migran Indonesia Bangkalan.

"Untuk penanganan atau isolasi bagi pekerja migran ini, kami menyiapkan balai latihan kerja. Kapasitas 30 tempat tidur, dan sampai saat ini sudah terisi 17 orang," ujar bupati.

Baca juga: Bejat! Kakek di Banyuwangi Perkosa Cucu Tiri Lima Kali

Selain itu, bupati menyampaikan hasil kegiatan penyekatan pada 7 Juni 2021 di akses Jembatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal.

Ia menuturkan sebanyak 1.364 orang telah dilakukan rapid test antigen dan hasilnya 28 orang dinyatakan reaktif. Dan setelah dilakukan tes usap sebanyak delapan orang terkonfirmasi positif.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memaparkan penanganan Covid-19 tersebut kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Juga Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan perwakilan Komisi VII DPR RI.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago