top ear
Tutup Iklan
Konvoi untuk menuntut kejelasan regulasi ojek online, Jogja, Selasa (27/3/2018). (Jalu Rahman Dewantara/JIBI/Harian Jogja)
  • SOLOPOS.COM
    Konvoi untuk menuntut kejelasan regulasi ojek online, Jogja, Selasa (27/3/2018). (Jalu Rahman Dewantara/JIBI/Harian Jogja)

Ngeluh Motor Butut Ojek Online, Penumpang Ini Banjir Hujatan

Ia juga mempertanyakan alasan pengemudi ojol menggunakan motor berbeda dari yang tertera pada aplikasi.
Diterbitkan Jumat, 8/11/2019 - 20:05 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Dunia media sosial (medsos) Twitter baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan akun @PenjahatGunung yang mengunggah tangkapan layar (screen shoot) seorang penumpang ojek online (ojol) yang mengeluh karena mendapat motor lawas. Penumpang itu tega menyebut pengemudi ojol dengan sebutan gembel.

"Dasar gembel, wkwkwk. Hal menyebalkan ketika Lo mesen Grab dapatnya motor ginian, Daritadi ngedumel gara-gara dapat motor butut. NGAKAK," bunyi tulisan dalam unggahan akun @PenjahatGunung.

Pengguna akun @PenjahatGunung memberikan keterangan pada fotonya. Dia mengimbau para penumpang yang tidak cocok dengan kondisi motor ojol untuk membatalkan order. Hal itu lebih baik daripada mengumpat driver di media sosial.

Ia juga mempertanyakan alasan pengemudi ojol banyak yang menggunakan motor butut serta berbeda dengan yang tertera pada aplikasi.

Baca Juga: Hasil Liga Europa Matchday Ke-4 Semalam

"Kalau kamu enggak mau dapet motor butut, tinggal cancel, enggak usah ngatain dong, mau laporin? Silakan... itu hak kalian terus kenapa sih kok banyak driver pakai motor butut/pakai motor beda plat sama di aplikasi," tulis pengguna @PenjahatGunung.

Unggahan di akun @PenjahatGunung juga mengungkap aturan sepeda motor yang harus digunakan oleh para pengemudi ojol. Menurutnya, ada aturan baru yang baru saja diberlakukan di mana pengemudi harus menggunakan motor minimal pembuatan 2010. Sedangkan dalam aturan sebelumnya, pengemudi ojol bisa menggunakan motor produksi 2008 ke atas.

"Zaman dulu, motor minimal yang bisa didaftarkan adalah tahun 2008. Pendaftaran motor minimal 2010 itu belum lama di gambar [aturan]. Kalau enggak FIT S ya FIT X pembuatan 2007-2009 jadi bisa di buat daftar dong? Jadi ada dua kemungkinan, mungkin emang motor itu yang terdaftar aplikasi, bisa juga dia punya motor bagus, cuma ada sesuatu. Jadi dia pakai motor butut," ungkapnya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Pekan Ke-12: Panasnya City Vs Liverpool!

Tak ayal, unggahan @PenjahatGunung membuat netizen lainnya bereaksi. Banyak netizen yang menghujat sikap penumpang tersebut.

"Udah pakai promo, masih aja ngatain dapet motor yang sederhana hahahahaha. Kalau mau bagus sana Lu beli motor baru. Kesel banget, yang penting tuh motor bisa jalan elah," komentar akun @YOUNGCHIATOS.

"Apa sih, cuma motor doang elah. Lu selamat sampai tujuan aja udah alhamdulillah, heran," tambah akun @jullss_.

"Jika Anda tidak mau dapet driver motornya yang seperti itu, yaudah situ beli motor sendiri atau jalan kaki! enggak usah pakai aplikasi ya," lanjut akun @jamet_01.

Editor : Profile Adib M Asfar
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkini