top ear
Ilustrasi/dok
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi/dok

Netizen Dukung SMP di Solo yang Keluarkan Siswinya karena Chatting dengan Lawan Jenis

Keputusan SMP IT Nur Hidayah Solo untuk mengeluarkan siswi tersebut, mendapat respons positif dari kalangan netizen.
Diterbitkan Sabtu, 11/01/2020 - 13:15 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Siswi berinisial AN, kelas VIII SMP IT Nur Hidayah Solo, Jawa Tengah (Jateng), dikeluarkan dari sekolah karena terbukti menjalin hubungan berlebihan dengan siswa. Bahkan, AN, sudah kedapatan menjalin komunikasi dengan lawan jenis sejak kelas VII.

SMP IT Nur Hidayah Solo memang mengeluarkan aturan larangan anak didik mereka menjalin hubungan berlebihan dengan lawan jenisnya. Hal ini juga telah disosialisasikan oleh pihak sekolah kepada orang tua/wali murid.

"Jika melanggar ada sanksi poin. Kalau poin ini terus bertambah dan melampaui batas, siswa bisa dikeluarkan,” beber Kepala Sekolah SMP IT Nur Hidayah Solo Zuhdi Yusroni kepada Solopos.comJumat (10/1/2020).

Baca Juga: Solopos Hari Ini: Ancaman Komersialisasi Lawu

Dia menegaskan tidak serta merta mengeluarkan anak didiknya, tetapi pihaknya akan memberikan pengarahan, bimbingan, teguran kepada muridnya yang terbukti melakukan kesalahan.

“AN pernah menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Tapi AN sepertinya tidak jera, malah beberapa kali melakukan pelanggaran lagi setelah kena sanksi. Saat akan dikeluarkan kali pertama, kami juga memberikan kesempatan keluarga AN untuk mencari sekolah baru,” imbuhnya.

Baca Juga: Flyover Purwosari Dibangun, Ini Pengalihan Rute Bus dari Wonogiri-Sukoharjo

Keputusan SMP IT Nur Hidayah Solo yang mengeluarkan anak didiknya karena terbukti menjalin hubungan berlebihan dengan lawan jenis ini mendapat dukungan dari kalangan netizen. Berita yang juga diunggah oleh pengelola akun Instagram @soloinfo, Jumat malam mendapat banyak respons dari netizen.

"Sudah banyak diterapkan di sekolahan berbasis syar'i di Kota Solo. Dan itu hal yang wajar dan sudah tidak kaget lagi. Jadi yaa jangan kaget aja min. Setiap sekolahan memiliki kebijakannya sendiri2 untuk mencapai suatu yang diinginkan," jelas netizen pengguna akun @wendy_phinaka.

"Sekolah punya kebijakan dan peraturan. Si anak masuk sekolah ya harus mengikuti aturan sekolah," tambah pengguna akun @sophianmift.

Baca Juga: Jarak Pandang Minim, Ini 6 Tips Aman Berkendara Saat Hujan Deras

"Mereka dididik untuk akhlaknya, wajar saja kan sekolah Islam, biar taat ajaran dan menjauhi larangan. Orang pinter sudah banyak tapi orang berakhlak mulia sedikit," imbuh pengguna akun @gawokcity.

Namun, ada pula beberapa netizen memandang negatif keputusan sekolah tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh netizen pengguna akun Instagram @yudha_zimex88 mempertanyakan akibat yang timbul dari larangan tersebut.

"Apakah hal seperti ini yg menimbulkan banyaknya orang lebih suka dengan sesama jenis?" cetusnya.

 

Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkait