top ear
Kondisi lahan bermotif batik di Ngentak, Kranggan, Polanharjo, Klaten, Kamis (6/8/2020). Lokasi tersebut bakal terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja.
(Solopos.com/Ponco Suseno).
  • SOLOPOS.COM
    Kondisi lahan bermotif batik di Ngentak, Kranggan, Polanharjo, Klaten, Kamis (6/8/2020). Lokasi tersebut bakal terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja. (Solopos.com/Ponco Suseno).

Nekat! Petani di Polanharjo Klaten Tanam Sayuran di Lahan Motif Batik Terdampak Tol Solo-Jogja

Petani di Polanharjo Klaten nekat menanami lahan yang bakal terdampak proyek Tol Solo-Jogja dengan aneka sayuran.
Diterbitkan Kamis, 6/08/2020 - 13:50 WIB
oleh Solopos.com/Ponco Suseno
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN – Sejumlah petani di Ngentak, Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten nekat menanam sayuran di areal pertanian terdampak Tol Solo-Jogja, Kamis (6/8/2020) pukul 07.00 WIB. Penanaman sayuran di areal terdampak Tol Solo-Jogja itu juga dihadiri jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Polanharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, penanaman sayuran itu bertajuk Nandur Witing Katresnan. Lahan yang ditanami sayuran itu bermotif batik, milik seniman asal Polanharjo, Agung Bakar.

Selain petani dan Muspika Polanharjo dan Delanggu, penanaman aneka sayuran itu juga diikuti komunitas seni-budaya, seperti Semoyo Endo, Sanggar Ganesa, Lintang Panjerina, Sanggar Jagad Obah, Sayuk Rukun Jatinom, Peduli Klaten, Sanggar Rempah Nusantara, dan eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten.

Gegara Main Bola, 7 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Meninggal & 5 Hilang

"Pagi ini, kami Nandur Witing Katresnan. Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak generasi muda agar bersedia turun ke sawah. Bertani itu bisa dilakukan dengan riang, seperti lahan bermotif, menanam aneka sayuran [sayur bayam, kangkung, kol, dan lainnya]," kata pemilik lahan pertanian sekaligus seniman asal Polanharjo, Agung Bakar, saat ditemui wartawan di desa setempat, Kamis.

Memanfaatkan Lahan

Kepala Desa (Kades) Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Gunawan Budi Utomo, mengapresiasi upaya salah seorang warganya yang membuat areal pertanian bermotif batik. Penanaman sayuran di lahan bermotif batik yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja di Polanharjo itu diharapkan memotivasi generasi muda menggeluti bidang pertanian.

Bantah Tawarkan Duit Rp1 Miliar untuk Maju Pilkada Solo, Purnomo: Mencederai Demokrasi

"Acara ini bagus. Semoga, generasi muda bisa termotivasi dengan adanya kegiatan seperti ini. Lahan yang ditanami sayuran ini terdampak Tol Solo-Jogja. Tanaman yang ditanam ini akan memasuki masa panen di 60 hari ke depan [memanfaatkan lahan sebelum terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja]," katanya.

Dalam sambutannyaa di hadapan peserta, Camat Polanharjo, Joko Handoyo, mengatakan keberadaan lahan bermotif batik bisa menjadi hiburan warga di tengah pandemi Covid-19.

"Lahan di sini bisa untuk berswafoto juga. Jadi bisa menjadi hiburan di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Ajudan Pribadi Mbah Minto Klaten Ternyata Youtuber, Siapa Dia? 


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini