Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Nasdem Gunakan Anies Baswedan Sebagai Investasi Politik 2024?

Anies dapat membantu Nasdem mempertahankan elektabilitas partai di tengah renggangnya hubungan antara Surya Paloh dan Megawati Soekarnoputri.
SHARE
Nasdem Gunakan Anies Baswedan Sebagai Investasi Politik 2024?
SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). (Bisnis-Nancy Junita)

Solopos.com, SOLO — Pengamat politik dari Universitas Paramadina A. Khoirul Umam di Jakarta, Senin, menilai Partai Nasdem berusaha menjadikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai investasi politiknya menjelang Pemilu Presiden 2024.

Umam berpendapat Anies dapat membantu Nasdem mempertahankan elektabilitas partai di tengah renggangnya hubungan antara Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Umam menyampaikan pendapatnya itu saat menanggapi kunjungan Anies ke Makassar bersama sejumlah petinggi Nasdem, Sabtu (22/1/2022).

“Nasdem berusaha menjadikan Anies sebagai investasi politik untuk meraup efek ekor jas (coat tail effect) guna mempertahankan elektabilitas partainya,” kata Umam sebagaimana dikutip dari pesan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Dinilai Luwes, Partai Nasdem Masuk 3 Besar Parpol

Umam mengamati tingkat elektabilitas Nasdem menurut sejumlah hasil survei dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan atau koreksi tajam.

“Itu terjadi kemungkinan karena renggangnya hubungan Surya Paloh dan Megawati, serta tidak adanya sosok menjual di Nasdem yang dapat diusung dalam kontestasi politik nasional,” kata Umam.

Oleh karena itu, Umam menilai Nasdem agresif mengawal Anies demi mempertahankan suara partai pada tahun 2024.

“Gayung bersambut karena Surya Paloh memiliki komunikasi baik dengan Jusuf Kalla. Anies sendiri belum memiliki partai pendukung yang riil,” kata Umam.

Jusuf Kalla, kata dia, dapat disebut sebagai mentor politik Anies.

Baca Juga: Unggah Foto Nidji di JIS, Anies Baswedan Disebut Sindir Giring

Oleh karena itu, kunjungan Anies ke Makassar, meskipun itu dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI tetap memiliki muatan politik.

Kunjungan bernuansa politik di Makassar, menurut Umam, dapat dimaknai sebagai usaha sosialisasi dan konsolidasi awal basis dukungan di Sulawesi dan Indonesia Timur secara umum.

“Tentu nuansa politik calon presiden masih dia minimalkan karena bisa bertabrakan dengan fatsun politik dan tupoksinya sebagai gubernur aktif. Tetap, upaya penggalangan dukungan itu sudah mulai tampak sinyalnya,” kata Umam.

Baca Juga: Anies Baswedan: Belum Waktunya Deklarasi Capres

Anies pada hari Sabtu (22/1/2022) menghadiri acara Masyarakat Sulawesi Selatan Menyambut Anies Baswedan di Makassar.

Anies menghadiri acara itu bersama sejumlah petinggi Partai Nasdem di Makassar, di antaranya Ketua DPD Nasdem Makassar Sulsel A. Rachmatika Dewi, Sekretaris DPW Nasdem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif, Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Rudianto Lallo, Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Andi Irwan Jabir, Ketua Garda Pemuda Nasdem Sulsel A. Troy Martino, dan Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Mustaqim Musma.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode