Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

NARKOBA SLEMAN : Dijanjikan Rp100.000 per Transkasi Tapi …

SHARE
NARKOBA SLEMAN : Dijanjikan Rp100.000 per Transkasi Tapi …
SOLOPOS.COM - Ilustrasi sabu-sabu (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Narkoba Sleman, pengendar manfaatkan kekasih distribusikan sabu

Harianjogja.com, SLEMAN – Narkoba Sleman diedarkan perempuan bernama Novi, 27, warga Purwomartani, Kalasan, Sleman. Dia nekat mengedarkan narkotika jenis sabu dengan dikendalikan pacarnya berinisial B yang tinggal di Lapas Narkotika Pakem. Setelah dibuntuti selama berhari-hari, Novi ditangkap Satresnarkoba Polres Sleman pada, Rabu (27/4/2016) dalam operasi bersinar 2016.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, Novi mengambil paket sabu itu dari seseorang yang tidak ia dikenal di Klaten. Sekali mengambil berjumlah 14 paket hemat. Masih dalam panduan pacarnya yang berada di Lapas, tersangka kemudian mengedarkan sendiri sabu tersebut dengan menaruhnya di sejumlah titik di kawasan Kalasan, Sleman untuk diambil para pembelinya.

Adapun pacarnya menjanjikan setiap titik pengiriman akan dihadiahi Rp100.000 yang ditransfer oleh orang lain.
“Dari 14 paket, sudah diedarkan tinggal tiga paket total 3,25 gram. Upahnya Rp100.000, kalau semua terjual berarti mendapat Rp1,4 juta. Turun alamatnya di seputaran Kalasan [Sleman],” ujarnya.

Saat diwawancara Novi mengaku terpaksa melakukan tindakan itu. Ia hanya menuruti kata pacaranya yang berada di Lapas.

“Karena janjinya ditransfer. Ya mangkel juga karena cuma dimanfaatkan. Saya mau mengedarkan karena terpaksa,” ujar Novi.

Selain Novi, Satresnarkoba Polres Sleman juga menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Melinda, yang baru berumur 19 tahun warga Kasihan, Bantul. Menurut Anggaito, tersangka pernah ditangkap Polda DIY pada 2015,
di Minggiran, Sewon, Bantul. Dalam menangkap kemarin, pihaknya mengamankan barang bukti pipet dan timbangan.

“Yang beli pacaranya namanya Dani, dipakai bersama, hasil tes urin positif. Dani baru keluar [Lapas] dua minggu lalu,” ungkapnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode