;

Nahas, Petani Berusia 80 Tahun di Ponorogo Ditemukan Tewas di Sumur Tua

Seorang petani berusia 80 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia di sumur tua.
SHARE
Nahas, Petani Berusia 80 Tahun di Ponorogo Ditemukan Tewas di Sumur Tua
SOLOPOS.COM - Anggota Polri dan TNI beserta BPBD sedang melakukan proses evakuasi di TKP Kamis (19/5/2022). (Istimewa/Polsek Mlarak)

Solopos.com, PONOROGO — Seorang kakek-kakek berusia 80 tahun ditemukan meninggal duni di sumur tua di Desa Ngrukem, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). Pria lanjut usia bernama Ujud itu sebelumnya menghilang seharian dan keluarga pun telah mencarinya.

Kapolsek Mlarak, Iptu Rosyid Effendi, mengatakan kakek Ujud ditemukan meninggal dunia di dalam sumur tua di dekat lokasi sawah miliknya.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Kejadian itu bermula pada Kamis sekitar pukul 08.30 WIB, Ujud pamit ke sawah seperti biasa. Waktu itu, Ujud memakai kemeja lengan pendek berwarna cokelat dan celana pendek serta membawa sabit. Namun, hingga sore harinya kakek itu tidak kunjungan pulang. Karena khawatir, anak kandung korban berusaha mencari bersama para tetangganya.

‘’Karena tidak ditemukan, akhirnya mereka lapor ke Babhinkamtibmas untuk membantu mencari korban,’’ ujarnya, Jumat (20/5/2022).
Akhirnya, mereka berinisiatif untuk mengecek rekaman CCTV milik tetangga. Dari rekaman kamera pengintai itu terlihat Ujud menuju ke sawah miliknya. Maka, pencarian mulai fokus di sekitar sawah tersebut.

Baca Juga: 2 Pelaku Pembalakan Liar Hutan di Ponorogo Ditangkap, 3 Pelaku Diburu

Tidak lama kemudian, ditemukan sepasang sandal dan sabit milik korban di bibir sumur yang sudah lama tidak dipakai.

‘’Ketika dilihat ke dalam sumur awalnya tidak kelihatan kemudian diambilkan bambu panjang dan diaduk baru terlihat keberadaan korban berada di dalam,’’ jelasnya.

Setelah itu, Babhinkamtibmas yang bertugas segera melaporkan ke Polsek Mlarak. Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Polsek Mlarak, dan dibantu Danramil melakukan proses evakuasi. Sumur tersebut memiliki kedalaman sekitar 3,5 sampai 4 meter, jadi tidak butuh waktu lama untuk mengevakuasi karena korban terlihat.

Baca Juga: Jos! Pemkab Ponorogo Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-Turut dari BPK

‘’Proses evakuasinya kami masuk ke dalam sumur dan mengangkat korban. Saat itu, korban sudah tidak bernyawa lagi,’’ ungkapnya.

Kondisi korban saat ditemukan masih memakai pakaian lengkap. Jasad dengan Panjang 170 centimter itu sudah kaku dan mengeluarkan sperma dan kotoran.

Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari hasil olah TKP, korban sengaja menceburkan diri ke dalam sumur lantaran tertinggal sandal jepit dan sabitnya.

‘’Keluarga korban menerima dengan adanya kejadian ini sebagai musibah dan dikuatkan dengan surat pernyataan,’’ kata dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago