[ X ] CLOSE

Mustakim Klaten Ternyata Pernah Batal Ikut Seleksi Polisi Karena Ini

Kakak Mustakim membenarkan adiknya yang meraih emas di PON pernah berniat mendaftar menjadi polisi, namun, dia urung ikut seleksi lantaran ada satu syarat yang belum bsia dipenuhi kala itu.
Mustakim Klaten Ternyata Pernah Batal Ikut Seleksi Polisi Karena Ini
SOLOPOS.COM - Pesilat asal Klaten, Khoirudin Mustakim, sujud syukur di halaman rumahnya Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk setelah menuntaskan nazar berlari dari Salatiga hingga Klaten, Senin (18/10/2021). (Taufiq Sidik Prakoso/Solopos)

Solopos.com, KLATENKhoirudin Mustakim, atlet silat asal  Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, yang meraih medali emas di ajang PON XX Papua ternyata bercita-cita menjadi seorang polisi.

Kakak Mustakim, Suranto, 35, bangga terhadap adiknya yang bisa menyumbangkan medali emas bagi Jawa Tengah untuk PON XX Papua.

Suranto bangga sekaligus kasihan melihat adiknya yang kelelahan usai melaksanakan nazar yang pernah dia sampaikan yakni berlari dari Salatiga hingga Klaten jika berhasil meraih medali emas padan PON XX Papua.

Baca Juga: Mustakim Pesilat Klaten 11 Jam Lari Tuntaskan Nazar, Ini Foto-Fotonya

“Kami sekeluarga terharu. Hati kami selaku keluarga merasa trenyuh apa yang dicita-citakan terwujud,” kata dia saat ditemui Solopos.com, Senin (18/10/2021).

Suranto mengenal adiknya sebagai pribadi yang pendiam, kalem, tetapi tegas. Selain itu, dia mengenal adiknya tak pernah neka-neka. Sebenarnya, Mustakim tak berharap ada sambutan meriah ketika dia pulang kampung dan melaksanakan nazar seusai PON XX Papua.

“Adik saya sebenarnya tidak mau ada seperti ini [sambutan meriah]. Tetapi apa boleh buat, namanya masyarakat ikut bangga atas prestasi Mustakim,” kata Suranto.

Baca Juga: 11 Jam Tuntaskan Nazar Lari Salatiga-Klaten, Mustakim Sujud Syukur

Suranto membenarkan Mustakim pernah berniat mendaftar menjadi polisi. Namun, dia urung ikut seleksi lantaran hasil rapid test saat mendaftar reaktif. “Mendaftar saat awal-awal ada Covid-19. Belum tahu nanti mau mendaftar lagi atau tidak,” jelas Suranto yang berprofesi sebagai polisi.

Ditemui di lokasi, Mustakim membenarkan pernah berniat mendaftar polisi. Namun, dia urung ikut seleksi lantaran sesuatu hal. Mustakim pun masih berkeinginan mengikuti seleksi dan bisa menjadi polisi.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago