Musim Hujan Bikin Risau, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Atap Bocor

Damdex yang merupakan bahan pencampur semen (additif) yang menghasilkan pelapis, perekat, dan penambal tahan air dengan sifat-sifat unggul sehingga mampu melindungi bangunan dengan efisien dan efektif.
Musim Hujan Bikin Risau, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Atap Bocor
SOLOPOS.COM - Ilustrasi rumah yang atapnya bocor. (Freepik)

Solopos.com, SOLO--Musim hujan telah datang. Banyak yang bilang hujan membawa berkah, namun kadang ada juga yang berpendapat bahwa hujan kadang juga bisa bikin resah.

Bagi mereka yang risau karena hujan biasanya ketika rumah mengalami bocor saat curah hujan sedang tinggi apalagi jika disertai angin kencang. Akibatnya tak hanya atap yang bocor, percikan air hujan bisa menimpa dan menembus dinding. Kadang kita sudah berusaha memperbaiki sana-sini, tetap saja ada bocor yang seolah tak kunjung henti.

Nah, kalau sudah begitu kita akan sibuk menaruh wadah seperti ember hingga panci untuk menampung tetesan air hujan dari atap. Belum lagi memindahkan perabot rumah tangga agar tak basah atau rusak karena air. Repot bukan?

Namun, kita juga tidak bisa serta merta memperbaiki atap rumah untuk mengatasi kebocoran. Sebelum mengambil langkah perbaikan kenali dulu sejumlah penyebab kebocoran dalam rumah Anda. Seperti dilansir dari berbagai sumber berikut sejumlah faktor penyebab rumah bisa bocor.

Asal Mula Dan 10 Macam Sandwich Terpopuler Di Dunia, Kamu Suka Mana?

1. Bentuk Atap Rumah

Kemiringan atap atau genting yang landai akan menyebabkan air tidak bisa mengalir secara cepat. Khususnya jika terjadi hujan lebat yang intensitas airnya sangat banyak.

Akibatnya, air masih berada di atap serta dapat membanjiri ruang-ruang yang kosong, air akan mencari celah sekecil apapun pada atap, terutama pada bagian sambungan/pertemuan penutup atap (seperti genting, asbes, dan lain-lain) dan menyebabkan kebocoran.

2. Pemasangan Atap Kurang Tepat

Penutup atap seperti asbes, genting atau zink yang dipasang tidak tepat atau kurang baik bisa menyebabkan kebocoran. Pemasangan genting yang tidak rapi membuat atap memiliki rongga yang mengundang datangnya air di musim hujan. Memasang genteng wuwungan atau nok dengan semen yang seirit-iritnya juga akan memicu rembesan air ke bawah.

3. Atap Dipenuhi Sampah

Kebocoran atap rumah ternyata juga bisa disebabkan kurangnya kebersihan. Sampah seperti daun-daun yang jatuh dari pohon-pohon sekitar atau yang dibawa angin, amat sering menjadi penyebab kebocoran.

Jika banyak sampah yang menumpuk pada talang, maka akan menghambat aliran air hujan sehingga luber mengalir melalui celah-celah antara talang dan genteng hingga terjadi kebocoran.

Gemar Tidur Di Lantai, Waspadai Beragam Risiko Penyakitnya

Cara Mengatasi Atap Bocor

Setelah mengetahui faktor-faktor penyebab atap bocor, sebaiknya segera mencari solusi untuk mengatasinya.

Terkait kemiringn atap tidak tepat, sebaiknya segera disesuaikan. Atap rumah memiliki sudut kemiringan minimal 30 derajat supaya air dapat mengalir dengan lancar. Jangan sampai tingkat kemiringannya melebihi standar minimal kemiringan atap.

Sementara bila penyebabnya karena pemasangan atap yang kurang tepat sebaiknya segera diperbaiki. Genting haruslah dipasang dengan cara yang tepat, hingga antara satu genting dengan genting yang lainnya bisa saling mengunci dengan rapat.

Sebaiknya gunakan genting yang terbuat dari bahan berkualitas baik, selain mempunyai bentuk yang presisi antara genteng lainnya, usia genteng pasti lebih tahan lama dan tidak mudah retak atau bocor.

Pertimbangkan juga untuk memakai penutup atap dari bahan lain. Penggunaan atap lembaran seperti asbes, semen fiber, ardex, seng antikarat, atau bitumen (aspal) lebih baik dibandingkan dengan material seperti genting tanah liat, genting beton, keramik, atau kayu sirap.

Jangan Bingung, Ini 7 Cara Cegah Kabel Rusak Akibat Gigitan Tikus

Penggunaan Pelapis atau Bahan Additif

Produk Damdex (istimewa)
Produk Damdex (istimewa)

Untuk lebih memperkuat fungsi atap rumah dan juga dinding sebaiknya kita juga menggunakan bahan pelapis yang bagus dan berkualitas.

Salah satunya adalah Damdex yang merupakan bahan pencampur semen (additif) yang menghasilkan pelapis, perekat, dan penambal tahan air dengan sifat-sifat unggul sehingga mampu melindungi bangunan dengan efisien dan efektif. Produk ini memiliki dua macam varian, yakni Damdex Multifungsi dan Damdex Warna.

Damdex Multifungsi adalah bahan additif campuran beton yang mempunyai fungsi meningkatkan nilai kuat tekat beton/kekuatan beton hingga 20% dan mempercepat setting pengerasan beton di 14 hari atau lebih cepat 50% dibanding tanpa additif.

Selain itu Damdex Multifungsi dapat juga digunakan sebagai additif campuran semen untuk melapisi beton supaya lebih kedap air, additif plesteran dan acian, additif nat keramik, additif pemasangan keramik, additif pemasangan keramik di dalam air (tanpa dilakukan pengurasan air), pemasangan batu bata, grouting retak beton/dinding, hingga penyumbatan kebocoran air mengalir.

Sedangkan Damdex Warna adalah salah satu inovasi Waterproofing Cement Based yang mempunyai keunggulan meresap ke dalam pori beton, mudah digunakan dan memiliki fleksibilitas yang tinggi.

Damdex Warna dapat digunakan pada media dak beton, dinding samping rumah, atap asbes dan genteng, lantai kamar mandi, kolam ikan, hingga kolam renang. Produk ini memiliki daya sebar yang sangat luas yaitu 3 M2/kg dengan 2 kali pelapisan.

Direkomendasikan pelapisan 2-3 kali dengan cara pelapisan secara vertical dan horizontal. Cara pengaplikasian dapat menggunakan roll maupun kuas. Selamat mencoba!


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago