top ear
Ilustrasi melawan Covid-19. (freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi melawan Covid-19. (freepik)

Muncul Klaster Covid-19 di Selo Boyolali, 6 Orang Terpapar Covid-19 Dalam 3 Hari

Muncul klaster persebaran Covid-19 di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Diterbitkan Selasa, 20/10/2020 - 17:15 WIB
oleh Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi
2 menit baca

Solopos.com, BOYOLALI - Muncul klaster persebaran Covid-19 di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Klaster tersebut merupakan klaster keluarga yang terdapat di Desa Tlogolele.

Berdasarkan informasi yang diunggah di https://covid19.boyolali.go.id, enam kasus konfirmasi positif Covid-19 di Tlogolele diketahui dari pemeriksaan swab pada tanggal 14 Oktober 2020. Klaster itu merupakan hasil deteksi dini dengan sceening di Puskesmas Selo.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Teguh Tri Kuncoro, menjelaskan untuk kasus di Tlogolele, dalam satu keluarga ada salah satu anggota keluarga atas nama EHA yang datang ke Puskesmas Selo untuk rapid test.

205 Konsumen Tetap Penuhi Kewajiban kepada PT NSC

"EHA ini akan melakukan perjalanan ke luar kota. Kemudian dilakukan screening dengan rapid test di Puskesmas Selo, dan hasilnya reaktif," kata dia.

Mengetahui hal itu dari pihak Puskesmas lalu menyarankan untuk screening satu keluarga sekaligus. Total ada enam orang yang melakukan swab. "Ternyata hasilnya positif semua, sehingga kami masukkan sebagai klaster keluarga," lanjut dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan klaster penularan yang saat ini masih aktif ada 12 klaster. Salah satunya adalah klaster keluarga di Tlogolele, Selo, Boyolali. Saat ini ada sembilan klaster keluarga di Boyolali yang masih aktif.

Selo Terbanyak

Ratri juga mengatakan untuk sebaran kasus per kecamatan pada 17-19 Oktober 2020, kasus dari Kecamatan Selo menempati jumlah terbanyak.

"Untuk sebaran kasus per kecamatan, terbanyak ada di Kecamatan Selo sebanyak enam kasus. Kemudian Kecamatan Klego ada lima kasus. Kecamatan Ngemplak ada empat kasus, Kecamatan Banyudono ada tiga kasus dan Kecamatan Teras ada dua kasus. Sedangkan di Kecamatan Ampel, Andong, Boyolali, Karanggede, Mojosongo, Sambi dan Sawit masing-masing ada satu kasus," kata dia kepada wartawan belum lama ini.

Perluasan TPA Mojorejo Sukoharjo Rampung Akhir Tahun Ini 

Selian klaster EHA, klaster keluarga di Boyolali yang masih aktif adalah klaster SYN dari Pandean, klaster SMR dari Selodoko, klaster ABP dari Dibal, klaster JPT dari Gombang, klaster TRN dari Bantengan, klaster SAD dari Juwangi, klaster DKy dari Kateguhan dan klaster NGM dari Giriroto.

Sedangkan tiga klaster lain yang masih aktif adalah dua klaster tempat kerja yakni klaster Klinik Mila Husada dan klaster MNA dari Kebonan serta klaster tilik dari Pulutan.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini