Kategori: Solo

Mpok Sinah Klamben Sosialisasi Pilkada Solo 2020: Tak Perlu Khawatir Nyoblos Di TPS!


Solopos.com/Kurniawan,

Solopos.com, SOLO -- Kelompok Kesenian dan Usaha Kecil Kelurahan Mangkubumen atau Mpok Sinah Klamben dari Kecamatan Banjarsari, Solo, menggelar sosialisasi Pilkada Solo 2020, Minggu (29/11/2020) malam.

Acara yang bertempat di Gedung Pertemuan Sasana Krido Warga Mangkubumen, Banjarsari, itu menghadirkan Komisioner KPU Solo, Puji Kusmarti. Temanya Rakyat Sehat Demokrasi Kuat.

Dengan sosialisasi itu, Mpok Sinah Klamben berharap bisa meyakinkan masyarakat tetap berpartisipasi dalam Pilkada 2020 kendati tengah pandemi Covid-19. Sebab ada kekhawatiran masyarakat bakal terpapar Covid-19 ketika harus datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020.

Audiensi Dengan Kapolresta Solo, Senkom Mitra Polri Sampaikan Ini Soal Pilkada

Apalagi beberapa hari terakhir angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 nasional dan Jawa Tengah (Jateng) terus bertambah.

Ketua Panitia Sosialisasi Pilkada Solo 2020 Rakyat Sehat Demokrasi Kuat, Rahmadi, 47, melihat gelagat kekhawatiran masyarakat untuk datang ke TPS.

"Makanya kami dengan adanya Mpok Sinah Klamben ini kami coba berikan pemahaman kepada mereka bahwa untuk berkontribusi ke Solo ya tetap harus datang ke TPS," ujarnya saat wawancara dengan wartawan seusai acara.

Foto-Foto Lawas Ungkap Kecamatan Baki Sukoharjo Dulunya Dikelilingi Pabrik Gula dan Tembakau

Kekhawatiran masyarakat karena pandemi Covid-19 ia akui memang wajar. Tapi warga juga harus paham bahwa penyelenggara pilkada telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah munculnya klaster Covid-19 pada setiap tahapan pilkada, utamanya hari H pemungutan suara.

Dalam sosialisasi Pilkada Solo 2020 itu disampaikan protokol kesehatan akan dijalankan secara ketat selama waktu pemungutan dan penghitungan suara, mulai dari memakai masker, faceshield, dan menjaga jarak.

Partispasi Pemilih

"Sudah disampaikan ada alat pelindung diri khusus untuk penyelenggara. Sedangkan untuk pemilih disediakan sarung tangan, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan bagi pemilih," sambungnya.

Total 11 Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Solo Akhirnya Tutup Sementara Operasional Pasar Gede

Rahmadi mengatakan Mpok Sinah Klamben tergerak ikut menyosialisasikan pilkada karena saat ini partisipasi pemilih kemungkinan turun karena pandemi Covid-19. Kelompoknya berusaha membantu untuk mencapai angka 78 persen partisipasi, sesuai target dari KPU.

Komisioner KPU Solo, Puji Kusmarti, dalam sosialisasi Pilkada 2020 itu mengajak warga menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara. Menurutnya, penyelenggara pilkada telah melakukan sejumlah langkah sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah persebaran Covid-19.

Berbeda dengan pemilu sebelumnya, ada 15 hal baru dalam pelaksanaan Pilkada 2020. Semua hal baru itu untuk memastikan kondisi TPS aman dan tidak terjadi persebaran Covid-19.

Tambah 103 Kasus Positif Dalam Sehari, Satgas Covid-19 Kota Solo Waswas

Namun, Puji menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk berjalannya protokol kesehatan pada setiap tahapan pilkada.

Terutama pasangan cawali-cawawali, tim pemenangan, organisasi masyarakat (ormas), partai politik (parpol) pengusung maupun pendukung, pemerintah, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Saya rasa ini menjadi tanggung jawab kita bersama demi terlaksananya pilkada dan tetap terjaganya kesehatan warga," serunya.

Dimodifikasi pada Senin, 30 November 2020 23:59

Share