Motor Lama di Garasi? Cek 7 Hal Ini Agar Aman Berkendara

Menurunnya mobilitas masyarakat membuat kendaraan pribadi baik motor maupun mobil akan lama berdiam di garasi karena jarang dipakai.
Motor Lama di Garasi? Cek 7 Hal Ini Agar Aman Berkendara
SOLOPOS.COM - Tips mengecek motor dari Astra Motor Jateng. (Istimewa)

Solopos.com, SEMARANG – Penerapan PPKM Darurat saat pandemi Covid-19 membuat mobilitas masyarakat terbatasi. Menurunnya mobilitas masyarakat membuat kendaraan pribadi baik motor maupun mobil akan lama berdiam di garasi karena jarang dipakai.

Sebelum Anda menggunakan motor, Anda harus mengecek sejumlah komponen agar aman digunakan. Astra Motor Jawa Tengah menyarankan untuk mengecek tujuh hal ini sebelum menggunakan motor yang lama di garasi:

1. Cek Tegangan Baterai (Aki)
Beberapa motor Honda sudah dilengkapi indikator Aki untuk memonitor tegangan, jika sudah mulai menyala indikator tersebut, lebih baik periksakan kesehatan Aki. Tidak perlu ganti Aki, jika kemampuan memori menyimpan tegangan yang cukup masih bagus maka hanya perlu di-charge (isi ulang) menggunakan alat khusus. Bagi yang tanpa indikator, bisa langsung mencoba stater.

Baca juga: Pemuda Magetan Siap Bersaing di CEV MotorLand Aragon

2. Cek Kualitas Bahan Bakar
Pengecekan harus menggunakan cahaya yang tidak memancarkan panas, bisa gunakan senter untuk menerangi bagian dalam tangki, cek apakah mengandung air atau kotoran. Tindakan ini bermanfaat mencegah air masuk ke dalam sistem bahan bakar yang bisa merusak mesin. Kotoran yang terlalu banyak berpotensi lolos dari filter dan menyumbat di lubang penyaluran bahan bakar berupa injektor maupun pilot atau mainjet karburator.

3. Cek Kualitas dan Volume Oli Mesin
Ketidaksesuaian volume oli akan langsung berdampak terhadap performa, dan berpotensi merusak mesin. Buka baut tutup oli mesin yang terdapat stik indikator kapasitas oli, batas atas dan batas bawah volume oli membantu untuk mengetahui kapasitas oli di dalam mesin. Oli mesin berwarna hitam pekat segera diganti. Jika oli kurang, lanjutkan pemeriksaan sekitar mesin, apakah ada lemak atau kotoran hitam berminyak sekitar mesin yang menjadi tanda awal asal rembesan oli.

4. Cek Tekanan Ban
Pastikan ban tidak kekurangan angin, pengecekan secara pasti menggunakan alat Tire Gauge, disarankan menyesuaikan dengan tekanan standar yang diatur oleh pabrikan di buku pedoman pemilik.

5. Cek Kedalaman Alur Ban
Cari segitiga kecil di dinding ban, hubungkan segitiga dari kedua dinding ban, maka akan menemukan sabuk didalam alur ban, jika permukaan telapak ban rata dengan sabuk segera ganti ban.

6. Cek fungsi Rem
Pengecekan bisa dilakukan menekan tuas dan pedal rem, apakah masing – masing rem berfungsi normal termasuk lampu rem menyala.

7. Cek lampu dan klakson serta spion
Sebagai alat bantu yang vital saat berkendara, pastikan lampu, klakson, dan spion berfungsi.

Baca Juga: Aksi Polresta Solo Kirim Makanan untuk Nakes dan Salurkan Beras ke Warga

“Selain melakukan pengecekan sepeda motor, kita juga harus memperhatikan kondisi badan kita. Pastikan tubuh dalam keadaan sehat, patuhi protokol kesehatan dan pakailah jaket dan helm mu #Cari_Aman,” ujar Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Alfian Dian Pradana.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago