Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Ayah almarhum Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat (tengah), didampingi kuasa hukum dari Hutabarat Lawyers dan Persatuan Marga Hutabarat berjalan seusai bertemu dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Moh. Mahfud Md., di Jakarta, Rabu (3/8/2022). (Antara/Hafidz Mubarak A.)
Espos Plus News

Momentum Mempercepat Reformasi Polri

Kasus pembunuhan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diduga kuat melibatkan Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo harus dijadikan momentum mempercepat reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Solopos.com, SOLO – Kasus pembunuhan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diduga kuat melibatkan Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo harus dijadikan momentum mempercepat reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan melalui pernyataan tertulis yang dipublikasikan akhir Juli 2022 menyatakan reformasi Polri harus meliputi reformasi di level instrumental dan kultural.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode