top ear

Mobil Kru Film Tertabrak Kereta di Bantul
  • SOLOPOS.COM

Mobil Kru Film Tertabrak Kereta di Bantul

Diterbitkan Selasa, 19/05/2015 - 00:21 WIB
oleh Solopos.com/Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja
2 mnt baca -

Mobil kru film yang diduga tim Hanung Bramantyo tertabrak kereta di Bantul

Harianjogja.com, BANTUL- Mobil kru film tertabrak kereta api Gajah Wong jurusan Jogja-Jakarta saat melintas di Dusun Tapen, Desa Argosari, Sedayu, Bantul, Senin (18/5/2015) sore.

Mobil Honda CRV nomor polisi AB 1393 YA yang dikemudikan Sukardi,34 beserta seorang penumpang bernama Agus Nugroho,34 itu tersambar kereta saat hendak menyeberangi rel.

Humas Polsek Sedayu Bantul Ipda Agus Supraja menceritakan, kejadian bermula sekitar Pukul 15.00 WIB, saat itu ada lima buah mobil beriringan melintas dari timur ke barat. Mobil yang ditumpangi dua warga Jogja itu berada di bagian depan.

Nahas, saat hendak melintasi rel tanpa palang pintu, sebuah kereta yang tengah melaju kencang langsung menyambar mobil tersebut. "Pandangan pengemudi mobil terhalang sebuah rumah, jadi tidak tahu kalau kereta sudah dekat," ungkap Agus Supraja.

Mobil seketika terpental lima meter ke arah selatan rel. Beruntung kedua penumpang mobil selamat, hanya bagian depan bodi mobil yang rusak parah.

Korban Sukardi mengalami lecet tumit bagian belakang, sementara korban Agus Nugroho mengalami patah lengan kanan dan luka di bagian pelipis. Keduanya dilarikan ke RS Nyi Ageng Serang di daerah Sentolo, Kulonprogo yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Agus, kedua korban adalah kru film. Mereka merupakan tim dari sutradara kondang Hanung Bramantyo. Mereka bermaksud mengambil gambar perjalanan kereta dari atas jembatan Mbeling yang melintasi sungai Progo, di jembatan ini pula kereta api melintas.

"Mereka mau mengambil gambar untuk sebuah film yang belum diketahui judulnya," ujar dia.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VI Jogja, Gatut Sutiyatmoko membenarkan kereta Gajah Wong menabrak mobil penumpang. Menurutnya, lokasi kejadian berada di area perlintasan yang tidak berpalang dan tidak dijaga.

"Sampai saat ini, kami masih mengusut dan menyelidiki penyebab kejadian karena faktor apa," terang Gatut.

Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkini