Misteri Penunggu Gunung Dempo, Suka Mencari Mangsa Saat Pagi dan Senja

Gunung Dempo tak hanya menyuguhkan pemandangan indah, namun juga menyimpan misteri penunggu puncak gunung yang suka turun saat pagi dan senja menjelang petang.
SHARE
Misteri Penunggu Gunung Dempo, Suka Mencari Mangsa Saat Pagi dan Senja
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Gunung Dempo. (Antaranews)

Solopos.com, PAGAR ALAM — Gunung Dempo yang terletak di perbatasan Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Bengkulu tak hanya menyuguhkan alam indah, namun juga menyimpan sejumlah misteri.

Kaki atau lembah gunung ini merupakan tempat yang subur dan luas. Warga sekitar (Jeme Dempo) dan para pedatang mencari makan dari tanah tersebut. Mereka pun bebas bertempat tinggal di lembah yang subur dan sejuk tersebut.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Sementara di puncak Gunung Dempo setinggi 3.142 Mdpl ini terdapat misteri sosok makhluk halus yang disebut penunggu gunung berapi itu. Konon makhluk halus itu mengyasai wilayak puncak dan kaki Gunung Dempo. Makhluk astral itu dikenal dengan sebutan masumai.

Baca Juga: Sama-Sama Sakti, Ini Perbedaan Rajah dengan Azimat atau Jimat

Sosok masumai memiliki wujud yang menyeramkan dengan badan yang tinggi besar kuitnya hitam, mata besar dan merah, tangannya menjuntai dengan ditutupi jubah. Makhluk penunggu Gunung Dempo ini tidak menapak di bumi sebagaimana keterangan di Buku Kisah Tiga Dewa Pendiri Jagat Besebah yang ditulis Dian Susilastri yang juga dipublikasikan di laman kemdikbud.go.id.

Masumai dikisahkan bergerak cepat dan melayang-layang sambil mengibarkan jubah hitamnya. Jin ini dapat mengelabui manusia dengan berubah wujud menjadi manusia.

Baca Juga: Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Warga setempat menganggap masumai sebagai hantu penculik manusia. Masyarakat di lereng Gunung Dempo pun merasa resah dengan misteri hantu tersebut. Bahkan masumai disebut bisa turun gunung untuk mencari mangsa. Konon hantu ini turun gunung di pagi hari hari menjelang fajar dan senja menjelang malam.

Manusia yang diculik setelah dewasa kelak akan dijadikan anak buah pengikut masumai dengan wujud manusia setengah hantu. Sementara anak-anak yang menjadi korban masumai akan dijadikan persembahan bagi puyang atau leluhur Gunung Dempo.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago