[ X ] CLOSE

Misteri Jembatan Tanggulangin Kudus, Bikin Ciut Nyali Pejabat

Kisah misteri kali ini dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) terkait mitos di Jembatan Tanggulangin yang akan membuat pejabat yang melintas apes.
Misteri Jembatan Tanggulangin Kudus, Bikin Ciut Nyali Pejabat
SOLOPOS.COM - Jembatan Tanggulangin Kudus (Instagram/@commetjayaproduction)

Solopos.com, KUDUS — Kisah misteri menyelimuti Jembatan Tanggulangin di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Konon, pejabat yang melintas di jembatan yang terletak di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, itu seusai dilantik bakal kena apes, termasuk bupati Kudus.

Pengamat sejarah Kudus, Sancaka Dwi Supani, menjelaskan terkait mitos atau kisah misteri di Jembatan Tanggulangin itu. Menurutnya, mitos itu sudah ada sejak zaman Sunan Kudus. Sejak sama salah satu anggota Walisanga itu, Jembatan Tanggulangin Kudus memang dikenal menyimpan daya magis.

Diceritakan, dulunya Sunan Kudus berselisih dengan Joko Tingkir. Saat itu, takhta Kerajaan Demak dimenangkan Joko Tingkir. Padahal, saat itu Arya Penangsang, yang merupakan murid Sunan Kudus berhak atas takhta Kerajaan Demak.

Baca juga: Asal Usul Mitos Larangan Menikah Orang Mayang dengan Pajang Solo

“Namun, yang menang saat itu Joko Tingkir. Kemudian Kerajaan Demak dipindah ke Pajang atau Kartasura,” kata Sancaka, dikutip dari laman Murianews.com, Selasa (26/10/2021).

Berawal dari perselisihan itu, Sancaka pun menceritakan Sunan Kudus lantas memasang rajah di kawasan Tanggulangin. Rajah itu pun diyakini memberikan kutukan bagi pejabat dari luar Kudus yang hendak masuk ke Kudus.

“Mitosnya ketika pejabat dari luar Kudus mau masuk ke Kudus lewat Tanggulangin bisa lengser atau apes,” jelas Sancaka.

Sancaka pun mencontohkan ketika pelantikan Bupati Kudus, H. M. Hartopo, yang digelar di Semarang pada 9 April 2021 lalu. Ia menyebut, saat hendak kembali ke Kudus, Hartopo memilih untuk tidak melewati Jembatan Tanggulangin.

Baca juga: Kisah Misteri Pabrik Karet Mijen, Ada Kuntilanak – Kelabang Raksasa

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Kudus itu disebut memilih melewati Grobogan, Sukolilo, dan Pati. Padahal, jarak dari Kota Semarang ke Kudus, melewati Demak, lebih dekat.

Selain Hartopo, hal serupa juga dilakukan H. Tamzil saat dilantik sebagai Bupati Kudus pada 2018 lalu. Keduanya, memilih melewati wilayah Jepara untuk kembali ke Kudus.

“Saat pelantikan, Hartopo kan dilantik di luar Kudus. Yakni di Semarang. Kemudian kembali ke Kudusnya lewat Grobogan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sancaka tidak bisa memastikan kebenaran mitos tersebut. Namun, menurutnya yang terpenting adalah menghormati keyakinan leluhur yang sudah ada sejak zaman dulu.

Baca juga: Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

“Kalau saya terlepas mitos itu benar atau tidak, yang penting kita menghormati saja. Toh, hal seperti itu mungkin sudah ada sejak zaman leluhur kita,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat sejarah Kudus lainnya, Hidayat, membenarkan jika ada kepercayaan terkait kisah misteri di Jembatan Tanggulangin. Menurutnya, Tanggulangin merupakan daerah pertemuan dua sungai yang dipercaya sebagai daerah wingit atau angker.

“Secara akademik bisa dinalar juga. Selain itu untuk kawasan Tanggulangin memang ada kepercayaan kuno dulunya dirajah,” terangnya.

 



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago