Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Miris! Perempuan Perampok Pengemudi Ojol di Semarang Masih Remaja

Pelaku perampokan sepeda motor ojek online di Semarang ternyata perempuan yang masih berusia belasan tahun atau remaja.
SHARE
Miris! Perempuan Perampok Pengemudi Ojol di Semarang Masih Remaja
SOLOPOS.COM - Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar. (Solopos.com-Antara)

Solopos.com, SEMARANG — Perempuan pelaku perampokan sepeda motor pengemudi ojek online di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), rupanya masih berusia di bawah umur. Pelaku berinisial SD itu masih berusia 16 tahun.

Gadis remaja itu ditangkap setelah merampok sepeda motor pengemudi ojek online atau ojol di Jalan Arjuna, Perdikan Kidul, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (1/7/2022) dini hari. Tak hanya merampas sepeda motor korban, pelaku juga melakukan penganiayaan dengan menusuk punggung korban dengan menggunakan gunting.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar, mengungkapkan pihaknya tidak hanya meringkus SD, yang merupakan warga Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Polisi juga menangkap DV, 20, warga Boja, Kendal, yang merupakan otak di balik aksi kejahatan yang dilakukan SD.

“SD merupakan eksekutor atau pelaku utama tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan tindak pidana itu bermula ketika tersangka SD memesan ojek daring pada Jumat sekitar pukul 02.00 WIB. Pesanan tersebut diterima oleh korban, Sabari Gunawan, yang selanjutnya menjemput pelaku di Jalan Tirtoyoso, Semarang Timur.

Baca juga: Polisi Ringkus Perempuan Perampas Motor Ojek Online di Semarang

Korban kemudian mengantar pelaku ke daerah Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, yang mengaku orang tuanya sedang sakit. Saat tiba di Pudakpayung, pelaku SD mengaku kepada korban kalau rumahnya sedang kosong dan meminta diantar ke Jalan Arjuna, Semarang Tengah.

Ketika tiba di lokasi tersebut, SD secara sadis kemudian menjalankan aksinya dengan menusuk berkali-kali bagian punggung korban dengan menggunakan gunting yang sudah disiapkan. Akibat tindak kekerasan yang dilakukan pelaku itu, Sabari kemudian kabur meninggalkan sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.

Sepeda motor Honda Beat milik korban kemudian dibawa kabur oleh pelaku sebelum akhirnya dijual. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode