Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Mirip TaniHub, Kemendag akan Bangun Marketplace Pertanian

Platform marketplace bentukan Kemendag ini diharapkan dapat menemukan produsen hasil pertanian dengan pembeli.
SHARE
Mirip TaniHub, Kemendag akan Bangun Marketplace Pertanian
SOLOPOS.COM - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berkeliling Pasar Gede saat kunjungan kerja di Solo, Kamis (15/9/2022)

Solopos.com, MANGUPURA–Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan terus mendorong digitalisasi platform pasar.

Platform ini diharapkan dapat menemukan produsen hasil pertanian dengan pembeli.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Mendag mengatakan platform ini akan memiliki kemiripan dengan aplikasi agribisnis lain, salah satunya seperti TaniHub.

Dia berharap platform yang akan diluncurkan ini dapat mengurangi peran tengkulak dalam menentukan harga hasil pertanian ke petani.

“Mirip saja [dengan TaniHub], yang penting dengan itu lebih mudah. Artinya kalau orang tidak datang ke pasar, mereka bisa tetap jualan dan memang efisiennya, mempertemukan produsen langsung,” kata Zulkifli kepada Bisnis.com di Mangupura, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Produk Impor Ilegal Rp11 Miliar Dimusnahkan Kemendag

Dia menjelaskan saat ini petani sulit menjual hasil panennya dengan harga yang wajar dan pembeli harus membayar mahal karena keberadaan tengkulak.

Dengan platform digital tersebut, Menteri yang akrab disapa Zulhas ini berharap produk-produk dari petani bisa dipasarkan.

“Misalnya saya tanam bawang, kena tengkulak jadi mahal. Dengan platform digital itu, bisa dipasarkan, penting sekali digital marketing itu,” ujarnya.

Selain pembuatan platform penjualan hasil tani, Zulhas juga mengusulkan pemberian modal kepada BUMN senilai Rp100 triliun yang akan membeli hasil pertanian.

Dengan inisiatif itu, menurutnya petani akan swasembada gula, jagung, dan lain-lain.

Baca Juga: Mendag Zulhas Kaget, Minyakita di Pasar Gede Solo Dijual Melebihi HET

Dia mengatakan jika subsidi energi dapat mencapai Rp600 triliun, seharusnya Rp100 triliun cukup untuk subsidi BUMN membeli hasil pertanian.

“Petani kita rajin-rajin. Satu masalahnya, waktu panen dia mau jual ke mana, harganya murah. Oleh karena itu presiden sudah perintahkan satu lembaga BUMN yang membeli hasil pertanian,” ungkapnya.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Mendag Zulhas Mau Bikin Marketplace Produk Pertanian, Ini Bocorannya

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode