Meski Cukai Naik, Laba Gudang Garam (GGRM) Rp5,6 Triliun

Laba bersih PT Gudang Garam (GGRM) naik meski pita cukai juga mengalami kenaikan
SHARE
Meski Cukai Naik, Laba Gudang Garam (GGRM) Rp5,6 Triliun
SOLOPOS.COM - Perajangan tembakau virginia voor oogst (VO) di Bojonegoro, Minggu (18/10/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Aguk Sudarmojo)

Solopos.com, JAKARTA–PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) meraih laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham senilai Rp5,6 triliun atau setara Rp2.913 per lembar saham.

Mengutip laporan keuangan perseroan, Selasa (17/5/2022) Gudang Garam tercatat meningkatkan penjualan pada 2021 sebesar 9,1% menjadi Rp124,9 triliun.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Harga rokok rata-rata per batang meningkat 1,0% untuk kategori sigaret kretek tangan (SKT) dan 7,5% untuk sigaret kretek mesin (SKM).

Peningkatan tersebut berasal dari penyesuaian harga jual secara bertahap sepanjang 2021.

Berdasarkan data Nielsen, pangsa pasar Gudang Garam pada 2021 sebesar 27,1%, naik sedikit dari tahun sebelumnya sebesar 26,6%.

Baca Juga: Rekomendasi Saham 17 Juli, Saham Sampoerna dan Gudang Garam Layak Dicermati

Volume penjualan juga tercatat meningkat 1,5% menjadi 91,1 miliar batang pada 2021.

Sementara pada 2020, volume penjualan sempat menurun 6,5%. Perincian volume penjualan di kategori SKM full flavor (FF) sebesar 4,5% menjadi 79,8 miliar batang.

Segmen ini berkontribusi 87,6% dari total volume penjualan pada 2021.

Sementara itu, volume penjualan SKT pada 2021 turun 1% menjadi 9 miliar batang.

Kinerja segmen SKT berkontribusi 9,8% dari total volume penjualan. Sedangkan volume penjualan segmen SKM low tar nicotine (LTN) turun secara signifikan sebesar 45,7% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 2,3 miliar batang.

Baca Juga: 2 Anak Perusahaan Dibeli Japan Tobacco, Ini Keuntungan Gudang Garam

Hal ini akibat beralihnya konsumen ke segmen rokok dengan harga lebih murah. Dari total pendapatan penjualan pada 2021, penjualan rokok menyumbang porsi sebesar 98,6%, sedangkan sisanya berasal dari penjualan kertas karton dan lainnya.

Penjualan dalam negeri mencapai 98,6% dari total pendapatan penjualan, selebihnya adalah penjualan ekspor.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Harga Rokok Naik, Laba Gudang Garam (GGRM) Mengebul hingga Rp5,6 Triliun

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago