Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Menunggu Pelanggan, 2 PSK Paruh Baya Terjaring Operasi Pekat di Solo

Dua perempuan pekerja seks komersial mendapatkan pembinaan setelah terjaring razia pekat Polsek Banjarsari, Solo. Keduanya bukan berasal dari Solo.
SHARE
Menunggu Pelanggan, 2 PSK Paruh Baya Terjaring Operasi Pekat di Solo
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Prostitusi. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO —  Dua perempuan pekerja seks komersial (PSK) terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) oleh aparat Polsek Banjarsari, Solo, pada Kamis (6/10/2022) malam hingga Jumat (7/10/2022) dini hari. Mereka terjaring saat menunggu lelaki hidung belang di hotel di wilayah Banjarsari, Solo.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, operasi yang digelar Polsek Banjarsari tidak hanya menyasar praktik prostitusi. Melainkan juga peredaran minuman keras dan narkoba. Puluhan polisi dilibatkan menyisir hotel-hotel dan gang perkampungan di wilayah Gilingan, Banjarsari.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

“Dua PSK berinisial N dan S langsung dibawa ke Mapolsek Banjarsari untuk didata identitasnya. Mereka berusia di atas 40 tahun. Sudah berumur, tidak muda lagi,” kata Kapolsek Banjarsari, Kompol Parjono, saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat.

Kedua PSK tersebut berasal dari luar Kota Solo. Mereka langsung dibawa ke panti pelayanan sosial yang dikelola Dinas Sosial (Dinsos) Solo untuk dibina. Langkah ini dilakukan agar para PSK tak lagi terjun ke jurang prostitusi.

Baca Juga: Gibran Terima Banyak Aduan soal Pekat, Warganet Solo Curhat Istrinya Jadi PSK

Petugas juga menyisir gang-gang sempit di permukiman penduduk untuk memastikan apakah ada praktik perjudian. “Petugas juga menyambangi warga yang tengah berkumpul di pinggir gang perkampungan. Tidak ada miras dan lainnya. Petugas juga mengimbau agar masyarakat ikut menjaga kondusivitas keamanan di wilayahnya masing-masing,” ujar dia.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan tim Sparta Polresta Solo di sejumlah hotel di wilayah Banjarsari pada pertengahan September lalu. Tim Sparta mendapati tujuh PSK tengah mangkal di hotel. Mereka juga dibawa ke panti pelayanan sosial di Jongke, Laweyan untuk dibina.

Kapolsek menambahkan operasi pekat bakal digencarkan guna merespons laporan dan aduan masyarakat di Kota Bengawan. “Terutama saat libur akhir pekan akan diintesifkan [menggelar operasi pekat] di hotel, gang perkampungan dan taman kota,” ujar dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode