top ear

Menpora Zainudin Amali bersama Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Dirut PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita bersilaturahmi secara virtual dengan stakeholder sepakbola di Wisma Kemenpora, Kamis (18/2/2021) siang. (Istimewa)
  • SOLOPOS.COM
    Menpora Zainudin Amali bersama Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Dirut PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita bersilaturahmi secara virtual dengan stakeholder sepakbola di Wisma Kemenpora, Kamis (18/2/2021) siang. (Istimewa)

Menpora Zainudin: Butuh Komitmen Bersama Agar Liga Bisa Digelar

Pertemuan virtual itu diharapkan jadi tolok ukur pihak kepolisian memberi rekomendasi serta izin resmi agar kompetisi sepakbola di Indonesia bisa bergulir.
Diterbitkan Jumat, 19/02/2021 - 16:30 WIB
oleh Solopos.com/BC
2 menit baca

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita bersilaturahmi secara virtual dengan stakeholder sepakbola di Wisma Kemenpora, Kamis (18/2/2021) siang.

Selain bersilaturahmi dengan pemilik klub 1 dan 2, serta pimpinan suporter, juga membahas turnamen pramusim serta Liga 1 dan 2 musim 2021. Pertemuan itu diharapkan menjadi tolok ukur terkini untuk pihak kepolisian memberi rekomendasi serta izin resmi agar kompetisi sepakbola di Indonesia bisa bergulir.

Dalam kesempatan tersebut Menpora Zainudin Amali menyampaikan bahwa, sekarang ini tidak dalam kondisi yang normal. Sehingga butuh dukungan semua pihak termasuk pemilik klub dan seporter untuk mensukseskan turnamen ini.

Baca jugaPemilik Baru Persis Solo Diumumkan 11 Maret 2021?

"Kita harus memberitahukan kepada pemilik klub dan seporter bahwa kondisi sekarang ini bukan kondisi yang normal. Sehingga kita membutuhkan kebersamaan untuk menjaga ini. Kalau kita punya komitmen bersama untuk memajukan sepakbola dan melakukan kompetisi dengan baik . Maka kita harus menjaga bersama-sama. Kalau ini dilanggar akan ada sanksi dari kepolisian. Karena itu saya harus menjamin turnamen ini bisa sukses," ujar Menpora Zainudin Amali.

Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa, penghentian kompetisi ini sangatlah berat bagi PSSI dan LIB. "Saya saja yang hanya menyampaikan untuk meminta supaya Liga ini berhenti beratnya setengah mati. Saya tidak bisa membayangkan beban yang dipikul oleh Ketum PSSI dan Direktur LIB," jelasnya.

"Karena itu, dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa penghentian kompetisi bukan kesalahan PSSI maupun pengurus Liga, tapi ini karena situasinya. Tidak ada satupun yang bisa memprediksi bahwa jalan covid ini akan berakhir. Negara-negara lain juga melakukan itu, " tambahnya.

Baca jugaKabar Bahagia! Kapolri Beri Izin Turnamen Pramusim

Dijaga Bersama

Menpora Zainudin Amali melanjutkan, sekarang ini terbuka kesempatan untuk melakukan turnamen. Semoga dalam waktu dekat segera bisa dimulai, tapi perlu ada komitmen dari pemilik klub, pimpinan seporter, PSSI. Juga pengelola kompetisi untuk melaksanakan apa yang sudah jadi komitmen dengan pemerintah dan pihak kepolisian.

"Saya melakukan ini karena saya harus bisa menjamin bahwa, turnamen ini bisa jalan. Saya juga sudah melaporkan kepada Presiden bahwa PSSI dan LIB sudah siap mengelar turnamen maupun kompetisi. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, " katanya.

Tetapi, lanjutnya, kalau ini tidak bisa dijaga bersama-sama maka tidak mungkin bisa sesuai yang kita harapkan. Karena itu, partisipasi, kontribusi dan keterlibatan dari pemilik klub dan pemimpin seporter sangatlah signifikan terhadap suksesnya penyelengaraan turnamen maupun kompetisi. "Karena itu, pertemuan ini untuk meminta komitmen dari kita semua untuk menjaga kepercayaan dari pemberi izin," tutup Menpora Zainudin Amali.

 


Editor : Profile Arif Fajar Setiadi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya