[ X ] CLOSE

Menkes: Digitalisasi Percepat Adaptasi dan Transformasi Kesehatan

Menkes Budi Gunadi Sadikin menjadi pembicara dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia atau AMSI.
Menkes: Digitalisasi Percepat Adaptasi dan Transformasi Kesehatan
SOLOPOS.COM - Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberikan paparan pada acara IDC 2021 yang digelar AMSI, Kamis (25/11/2021). (Youtube)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyebut telemedisin mempunyai peran penting untuk meningkatkan layanan dan akses kesehatan masyarakat pada masa pandemi. Hal itu disampaikan Menkes saat memberikan sambutan sekaligus pembicara kunci di acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 dengan tema ‘Percepatan Digitalisasi di Sektor Kesehatan’, yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) secara virtual, Kamis (25/11/2021).

“Pandemi memberi pelajaran bahwa digital punya peran penting. Tren telemedisin atau konsultasi medis secara daring menjadi salah satu wujud perubahan layanan kesehatan di masa pandemi, tanpa harus keluar rumah. Tetap di rumah adalah keharusan,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Menkes, pandemi menyadarkan banyak pihak bahwa kesehatan merupakan prioritas utama. Maka itu, akses kesehatan yang menyesuaikan dengan kondisi pandemi perlu segera dilakukan. Apalagi, kata Menkes, teknologi kesehatan menjadi salah satu pilar dalam transformasi digital yang merujuk pada 5 sasaran Jaminan Kesehatan Nasional.

Baca juga: Wakili Jokowi, Menko Airlangga Hartarto Buka Puncak IDC AMSI 2021

“Transformasi kesehatan untuk percepat adaptasi digital dan meningkatkan data,” ujar mantan Wakil Menteri BUMN ini.

Ia menambahkan terkait teknologi kesehatan, saat ini Kementerian Kesehatan tengah menyusun tiga proyek integrasi yakni Sistem Data, Aplikasi Pelayanan dan Pengembangan Ekosistem. “Digitalisasi sudah dilakukan untuk Covid-19, diharapkan sistem kesehatan bisa terintegrasi. Saya harapkan output yang luar biasa dari diskusi ini,” kata Menkes menerangkan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. M. Adib Khumaidi, Sp.OT, melihat, tidak semua rumah sakit siap menghadapi layanan telemedisin. Artinya, tidak semua fasilitas kesehatan bisa menyiapkan fasilitas pendukung telemedisin, yang menitikberatkan pada komunikasi.

Telemedisin

Hal lain yang disoroti IDI yakni soal perlindungan hukum dalam telemedisin. Misal dalam hal pemberian resep untuk pasien telemedisin. Menurut dokter Adib, bila pasien sedang mendapat layanan di fasilitas kesehatan, pemberian resep itu merupakan hal yang biasa, karena fasilitas kesehatan itu menyimpan catatan rekam medik pasien. Pada layanan telemedisin ada banyak isu yang perlu diselesaikan.

Baca juga: IDC AMSI 2021: Menguak Potensi Wisata Arkeologi Dunia di Maros Sulsel

“Kalau ada pasien baru dan tidak tahu ada rekam mediknya, maka itu berpotensi masalah hukum. Ini yang perlu dilindungi. Kita harus selesaikan kajian regulasinya terkait rekam medik elektronik apakah bisa?” kata Adib.

Sementara itu, menurut Sekretaris Jenderal Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), Dr.dr Lia Gardenia Partakusuma, SpPK(K), MM, MARS, FAMM, sektor kesehatan digital menjadi salah satu cara yang paling tepat. Saat ini, menurut Lia, perubahan digital sudah masuk gelombang ketiga.

“Survei 60 persen dari rumah sakit telah menggunakan digital wave pertama ataupun sampai digital wave ketiga. Mereka sudah memanfaatkan beberapa perangkat [devices]. Artinya percepatan digital di kesehatan termasuk lumayan. Cuma kekurangannya bahwa mereka mulai dengan coba-coba,” ujar Lia.

Hal senada disampaikan Ketua Asosiasi Health Tech Indonesia, dr. Gregorius Bimantoro. Menurut pria yang akrab disapa Bima ini, teknologi robotik sudah mulai diterapkan untuk pasien-pasien Covid-19. “Dulu mikirnya masih jauh memakai fasilitas robotik ini. Ini sesuatu yang mendasar,” kata Bima.

Baca juga: Road to IDC AMSI: Digitalisasi Jadi Kunci Dongkrak Wisata Karimunjawa

Puncak IDC AMSI 2021 dibuka Rabu (24/11/2021), oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain Menteri Kesehatan Budi Gunadi, pejabat yang hadir dalam IDC AMSI 2021 yakni Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung dua hari ini terselenggara berkat dukungan dari Google, Astra, PT BNI (Persero) Tbk, Bank Raya, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), Bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara, MS Glow.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago