Meningkatkan Okupansi dan Wisata Soloraya Lewat Hotel Expo 2022

Sedikitnya 25 stan berdiri di grand atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Rabu (19/1/2022) memamerkan dan pusat informasi potensi hotel-hotel peserta Hotel Expo 2022.
SHARE
Meningkatkan Okupansi dan Wisata Soloraya Lewat Hotel Expo 2022
SOLOPOS.COM - Karyawan hotel memberikan penjelasan terkait fasilitas paket event pernikahan kepada pengunjung saat acara Hotel Expo 2022 di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Rabu (19/1/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Sedikitnya 25 stan berdiri di grand atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Rabu (19/1/2022). Stan-stan tersebut menjadi sarana memamerkan dan pusat informasi potensi hotel-hotel peserta Hotel Expo 2022.

Ajang tersebut juga menjadi semangat kalangan perhotelan dalam menarik tamu di tengah pandemi. Melalui kegiatan tersebut diharapkan hotel di Solo akan lebih dikenal dan dapat mendukung peningkatan okupansi. Puluhan pelaku usaha perjalanan wisata dari Jogja juga didatangkan sebagai buyer dalam sesi table top.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Head of Marcomm Department Solo Paragon Lifestyle Mall, Veronica Lahji, menjelaskan selain memperkenalkan hotel yang ada di Solo dan sekitarnya, acara itu juga bertujuan meningkatkan daya kunjungan ke Kota Solo.

“Kami ingin meningkatkan daya kunjungan di kota Solo, mengenalkan titik destinasi Solo, fasilitas yang dimiliki hotel di Solo dan sebagainya,” kata dia, Rabu.

Baca Juga: The Sunan Hotel Solo Tawarkan Cashback Gede di Hotel Expo 2022

Sedangkan hal yang membedakan dengan Hotel Expo sebelumnya, tahun ini panitia telah melibatkan buyer dari luar kota. “Kali ini kami libatkan 41 buyer dari Jogja, yang meliputi travel agent, government, company,” lanjut dia.

Secara bergantian, para buyer tersebut diberi kesempatan untuk mengunjungi setiap stan hotel. Diharapkan dari kegiatan tersebut bisa terjalin kerja sama dalam segi bisnis. Sedangkan 25 hotel yang terlibat di antaranya adalah Ramada Suites Hotels, Megaland Hotel Solo, Swiss-belhotel Solo, Nava Hotel Tawangmanggu, Harris Hotel & Convention Solo, Adhiwangsa Hotel & Convention, Amarelo Hotel Solo.

Ada juga Zest Hotel Parangraja Solo, Solia Zigna Laweyan, Novotel Solo Hotels, The Alana Solo, Lorin Solo Hotel, Swiss-belinn Saripetojo, Solo Paragon Hotel and Residences, Best Western Premier Solo Baru.

Selain itu juga Jawa Dwipa Heritage Resort and Convention, dan Alila Solo. Ada juga The Sunan Hotel Solo, Petit Boutique Hotel, Pose In Managemen, Solia Hotel Yosodipuro Solo, De Tjolomadu, House of Hendrik, Prodia dan Allura Azana.

Baca Juga: 25 Hotel Soloraya Pamer Fasilitas di Hotel Expo 2022 Solo Paragon Mall

Kepala Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, mengatakan tingkat keterisian hotel menjadi salah satu indikator dalam membaca geliat pemulian ekonomi.

“BI juga memiliki tugas menjaga stabilitas ekonomi makro. Pariwisata ini berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Tingkat hunian kamar hotel menjadi leading indicator pemulian ekonomi yang kami amati. Kalau meningkat, berarti aktivitas ekonomi mulai menggeliat,” kata dia dalam sambutannya.

Ketua PHRI Solo, Abdullah Suwarno, menilai kegiatan Hotel Expo telah menjadi wadah untuk memfasilitasi hotel di Soloraya dalam menjual produknya.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Solo Paragon Lifestyle Mall yang telah menggelar acara ini. Dimana hampir 80% dilakukan dalam rangka memfasilitasi hotel memasarkan produknya. Acara ini diharapkan bisa mengangkat tingkat hunian kamar hotel di Soloraya,” jelas dia. Abdullah juga berharap acara tersebut bisa berlanjut dari tahun ke tahun.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago