Mendagri Perintahkan PPKM Level 3, Kota di Jatim ini Pilih Level 2

Pemerintah Kota Blitar lebih memilih mengikuti hasil asesmen Kemenkes yang menyebut wilayah mereka masuk kategori PPKM Level 2 ketimbang Instruksi Mendagri yang menyebut PPKM level 3.
Mendagri Perintahkan PPKM Level 3, Kota di Jatim ini Pilih Level 2
SOLOPOS.COM - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Didik Jumianto. (detik.com)

Solopos.com, BLITAR — Mengacu instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Kota Blitar seharusnya masih menjalankan PPKM level 3. Namun pada kenyataannya, Pemkot Blitar  menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Pemkot melonggarkan aktivitas warga.

Aturan yang menyebut Kota Blitar masuk dalam PPKM level 3 adalah Inmendagri No. 43/2021 tentang PPKM Jawa-Bali. Namun, bukan aturan itu yang kemudian dipegang Pemkot Blitar. Melainkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Jadi, terjadi perbedaan kategori PPKM antara Inmendagri dan asesmen Kemenkes. Hal ini yang diakui Satgas Corona Kota Blitar membuat mereka bingung. Pasalnya, dari acuan penerapan level tersebut akan diambil kebijakan yang menyangkut hajat hidup masyarakatnya.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Ponorogo, 3 Orang Luka-Luka

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Didik Jumianto, mengatakan indikator penetapan status level PPKM dari Kemenkes dan Kemendagri memang berbeda.

Indikator penetapan level dari Kemenkes lebih fokus terhadap pengendalian wabah. Sedang indikator penetapan level dari Kemendagri, ada tiga faktor yang mendominasi. Yakni pengendalian kasus Covid-19, capaian vaksinasi, dan wilayah aglomerasi.

“Hasil assesmen dari Kemenkes, Kota Blitar masuk level 2, sedang assesmen dari Kemendagri berada di level 3. Tapi, Kota Blitar menerapkan PPKM Level 2 sesuai asesmen Kemenkes,” kata Didik, Kamis (23/9/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Baca Juga: Pemkab Madiun Jamin Pendidikan dan Kesehatan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Capaian Vaksinasi 88,58%

Hingga Rabu (22/9/2021) persentase dari target sasaran vaksinasi Kota Blitar sebanyak 115.850 atau telah mencapai 88,58% untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua mencapai target sasaran sebanyak 55,75%. Dan dosis tiga khusus untuk nakes, telah mencapai 60,20%.

Sedangkan jumlah kasus baru selama sepekan ini, rata-rata di bawah angka 5. Bahkan dalam rilis Rabu (22/9) hanya tercatat satu kasus baru yang terjadi di Kota Blitar.

“Rilis Bu Gubernur sesuai data Kemenkes, kami masuk level 2 dan berada di zona kuning. Jadi penerapan PPKM-nya kami ikuti di level 2 juga,” kata Wali Kota Blitar, Santoso.

Baca Juga: Innalillahi, Ibunda Bupati Ponorogo Meninggal Dunia

Dengan diterapkan PPKM level 2, lanjut Santoso, maka kebijakan yang diambil lebih melonggarkan aktivitas warga. Beberapa lokasi wisata mulai melakukan uji coba pembukaan, begitu juga waktu operasional tempat usaha dan proses pembelajaran tatap muka.

Dengan adanya kelonggaran ini, Santoso berharap warga Kota Blitar tidak terlena agar bisa turun status lagi menjadi level 1.

“Kami patut bersyukur dengan turun level, yang penting masyarakat jangan euforia, tetap prokes agar Kota Blitar bisa turun lagi ke level 1,” pungkasnya.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago