Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Menangi Kasus, Yusuf Mansur: Menang Tanpa Ngasorake

Yusuf Mansur menyatakan lepasnya dirinya dari gugatan TKW itu bukan bentuk kemenangan.
SHARE
Menangi Kasus, Yusuf Mansur: Menang Tanpa Ngasorake
SOLOPOS.COM - Ustaz Yusuf Mansur dan Wirda Mansur tampil bareng dalam podcast, 1 Mei 2022. (Youtube Wirda Mansur)

Solopos.com, JAKARTA – Ustaz Yusuf Mansur bersyukur dirinya lepas dari gugatan dua investor program tabung tanah, Sri Sukarsi dan Marsiti, setelah majelis hakim PN Tangerang tidak bisa menerima gugatan dua mantan TKW di Hong Kong tersebut.

PN Tangerang tidak bisa menerima gugatan karena dalam materi gugatan ada pihak yang seharusnya turut bertanggung jawab dalam investasi yakni Koperasi Merah Putih, tidak turut digugat.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Yusuf Mansur menuliskan rasa syukurnya itu melalui unggahan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew, Kamis (23/6/2022).

Yusuf Mansur digugat terkait investasi tabung tanah
Para jemaah saat mengikuti kajian Ustaz Yusuf Mansur di Hongkong pada 21 September 2014. Kajian tersebut diisi penawaran investasi tabung tanah. (Istimewa)

“Alhamdulillaah. Dengan izin Allah, gugatan di Pengadilan Negeri Tangerang, atas saya, ditolak. Dan make Falsafah Jawa aja… “Menang tanpa ngasorake…”. Menang tanpa bersorak sorai. Tanpa menghina kawan. Ga ada lawan juga. Sodara semua,” tulis Yusuf Mansur seperti dikutip Solopos.com, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Investasi Tabung Tanah Yusuf Mansur Digugat TKW, Ini Ceritanya

Yusuf Mansur menyatakan lepasnya dirinya dari gugatan TKW itu bukan bentuk kemenangan.

Kemenangan menurut dai kondang ini adalah ketika orang-orang yang dianggapnya menyerang dirinya diampuni oleh Tuhan.

“Sebab kemenangan utama itu diampuni Allah, dimaafin, dirahmati, dan dikasih bersaudara dengan semua yang membenci, mencari gara-gara, mencari-cari kesalahan, mencari-cari aib dan keburukan, dan membuat narasi-narasi kayak apaan tau,” lanjutnya.

Baca Juga: Pebisnis Properti: Investasi Nabung Tanah Yusuf Mansur Fiktif

Dai yang tinggal di Ketapang, Tangerang, Banten itu mengelak telah melakukan penipuan terhadap investor yang notabene para jemaahnya.

Ia memberi sinyal bahwa ada orang lain yang menipu dan dirinya yang mendapatkan getah.

brosur investasi tabung tanah Yusuf Mansur
Salah satu brosur investasi tabung tanah yang digagas Ustaz Yusuf Mansur. (Istimewa)

“Dan kemenangan juga bagi saya, adalah saat semua yang ditipu oleh penipu asli yang entah gimana itu, bisa diganti sama Allah berlipat-lipat. Termasuk juga ilmu, hikmah, ampunan, maaf, dan diganti dengan bener-bener kebaikan dunia akhirat, dalam beragam bentuknya. Seperti iman, islam, kebahagiaan-kebahagian lain, panjang umur, lagi sehat wal afiyat, keluarga dan turunan yang baik-baik saja, dsb,” kata dia.

Baca Juga: Rumah Digeruduk, Ini Tanggapan Yusuf Mansur dari Yaman

Yusuf Mansur menyadari dirinya baru lepas dari satu gugatan. Masih ada sejumlah gugatan lain yang harus ia hadapi baik di persidangan maupun proses hukum di kepolisian.

Ia siap menghadapi semua masalah yang menerpanya itu.

“Terima kasih kepada semua pihak yang masih tetap percaya. Tetep mendukung. Tetap berprasangka baik. Dan mendoakan. Terima kasih. Hanya Allah Yang Bisa Balas. Masih ada kasus lain yang sedang berjalan di pengadilan. Semoga kelak menjadi ilmu dan hikmah dan kearifan, yang bisa dibagikan kepada masyarakat Indonesia. Semoga semua dikasih kesabaran, dan terus melangkah membangun ummat, bangsa dan negara. bergandengan tangan, bersatu, dan berhenti saling memusuhi, dan memprovokasi. Berhenti menghasut, menebarkan kebencian. Kemarahan… Berhenti memproduksi konten-konten yang campur aduk, konten-konten yang mengundang amarah, tanda tanya, candaan-candaan bahaya, dan pemutarbalikan fakta,” katanya.

Baca Juga: Ini yang Bikin Yusuf Mansur Menang Lawan TKW di PN Tangerang

“Terhadap semua yang ada di balik semua kegaduhan ini, ada Allah. Saya juga punya salah. Mari sama-sama kita bertaubat kepada Allah. Semoga saya pribadi, sepenuh-penuhnya diampuni Allah. Salam, yang minta dan butuh selalu didoain,” tutup cucu ulama kondang almarhum K.H. Mansur itu.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode