Masuk Angin Saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya
Solopos.com|lifestyle

Masuk Angin Saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya

Ada sejumlah cara mengatasi masuk angin yang datang tiba-tiba saat kita puasa.

Solopos.com, SOLO--Saat menjalankan ibadah puasa kita bisa tiba-tiba saja terserang masuk angin, apalagi jika kita sering kehujanan dan tidak cukup beristirahat. Lalu bagaimana solusinya?

Mengatasi masuk angin saat puasa tentu tak semudah biasanya ya. Hal ini mengingat sangat terbatasnya waktu konsumsi obat dan makanan ke tubuh.  Solusi termudah mungkin adalah membatalkan puasa. Tapi sebenarnya bagaimana cara mengatasi masuk angin saat puasa yang efektif?

Berikut ini beberapa cara mencegah dan atasi masuk angin saat puasa sebagaimana melansir Liputan6.com dan halodoc, Jumat (16/4/2021):

1.  Olesi minyak kayu putih

Saat terkena masuk angin saat puasa cara termudah adalah olesi dengan minyak kayu putih. Cara ini merupakan cara tradisional yang memang terbukti ampuh untuk mengatasi masuk angin. Karena kayu putih memang merupakan jenis obat oles yang menimbulkan rasa hangat jika terkena tubuh. Anda bisa menggunakan minyak kayu putih jika memang sudahh merasa adanya gejala masuk angin.

Baca Juga:  Begini Tips Bahagia dan Mencintai Pekerjaan

Untuk mengatasi masuk angin dengan minyak kayu putih, Anda bisa dengan mengoleskannya ke bagian tubuh seperti perut dan punggung. Apabila sedikit merasa mual, kamu bisa menghirup aroma minyak kayu putih untuk meredakan mual tersebut.

2. Tidur cukup

Mungkin terdengar sepele, namun dengan tidur yang cukup merupakan cara mengatasi masuk angin saat puasa yang cukup ampuh. Karena saat Bulan Puasa memang jam tidur akan sedikit berubah dan membuat tidur berkurang, mengingat aktivitas pekerjaan biasanya tetap berjalan seperti biasanya.

Nah, usahakan untuk mencuri-curi waktu tidur walau sebentar, agar tubuh tidak terlalu kelelahan dimana kondisi lelah merupakan salah satu penyebab tubuh rentan untuk terkena masuk angin. Sebisa mungkin, setelah salat tarawih Anda tidur malam lebih cepat, tujuannya agar tidur malam tercukupi selama 6 jam minimal.

3. Jangan telat berbuka

Cara mengatasi masuk angin saat puasa selanjutnya adalah dengan mencoba untuk tidak telat makan saat berbuka. Hal ini akan sangat berpengaruh dengan kondisi kesehatan Anda. Ketika badan sudah mulai menunjukkan gejala masuk angin, saat berbuka hendaknya untuk sesegera mungkin mengonsumsi minuman dan makanan ringan terlebih dahulu. Hal tersebut agar pencernaan dapat menyesuaikan keadaan setelah berpuasa 13 jam.

Setelah itu usahakan makan-makanan hangat seperti sup. Hal tersebut akan sangat membantu dalam mengatasi masuk angin. Terakhir, jangan minum air dingin saat berbuka, karena air dingin dapat menambah risiko kembung yang berujung rasa tidak nyaman hingga mual.

Baca Juga: Begini Cara Mudah Hilangkan Selulit, Mau Coba?

4. Konsumsi minuman hangat

Jika tubuh sudah telanjur terserang masuk angin, minumlah minuman hangat saat buka puasa. Ada baiknya untuk menghindari mengonsumsi minuman dingin. Karena hal ini bisa memperparah kondisi dari masuk angin yang Anda alami.

5. Usahakan makan sahur

Ilustrasi sahur (Freepik)
Ilustrasi sahur (Freepik)

Cara mengatasi masuk angin saat puasa yang pertama yaitu dengan makan sahur. Cara ini bukan tanpa dasar tentunya, karena momen makan sahur adalah momen untuk tubuh menyiapkan energi agar perut tetap terisi selama puasa 13 jam.

Baca Juga: Begini Tips Aman Jalankan Puasa Bagi Pasien Corona

Namun, terkadang banyak orang yang cukup malas untuk bangun sahur karena alasan masih mengantuk. Inilah mengapa tubuh akan sangat rentan terkena masuk angin. Kebiasaan tidak sahur tersebut dapat memicu perut kosong. Perut yang kosong juga sangat berisiko naiknya asam lambung yang justru akan memperparah keadaan kesehatan Anda selama berpuasa.

6. Perhatikan lingkungan sekitar

Untuk mencegah dan mengatasi masuk angin saat puasa perhatikan lingkungan sekitar misalnya hindari tidur dengan kipas angin menyala. Hal ini tidak dapat dipungkiri sangat berpengaruh terhadap risiko rentannya terkena masuk angin. Karena, terkadang gaya hidup yang berlama-lama di dalam ruangan ber AC atau ruangan yang memiliki suhu dingin juga sangat berpengaruh bagi tubuh terkena masuk angin.

 

 

 

 




Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago