Markis Kido Berprestasi Tingkat Dunia, PBSI: Pantas Disebut Sang Legenda

Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, menyatakan Markis Kido layak disebut legenda bulu tangkis dengan segala prestasi yang sudah ditorehkan untuk Indonesia, khususnya di sektor ganda putra.
Markis Kido Berprestasi Tingkat Dunia, PBSI: Pantas Disebut Sang Legenda
SOLOPOS.COM - Mendiang Markis Kido (kanan). (LIU JIN/AFP)

Solopos.com, JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan Markis Kido layak menerima titel legenda bulu tangkis Indonesia. Markis Kido sudah banyak mengharumkan nama bangsa lewat sederet prestasi dunia yang ditorehkan.

"Hari ini keluarga besar bulu tangkis Indonesia sangat berduka dengan berpulangnya Markis Kido, pahlawan bulu tangkis yang telah berulang kali mengharumkan nama Merah-Putih di panggung dunia," kata Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, dalam rilis resmi PBSI, seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (15/6/2021).

Pebulu tangkis yang akrab disapa Uda itu layak disebut legenda bulu tangkis dengan segala prestasi yang sudah ditorehkan untuk Indonesia, khususnya di sektor ganda putra.

Baca Juga: Saat Bermain Bulu Tangkis, Begini Kronologi Markis Kido Meninggal Dunia

Oleh karenanya, PBSI berharap suri tauladan pria kelahiran 11 Agustus 1984 itu menjadi inspirasi para penerusnya.

Ketua Umum PBSI memaparkan pencapaian prestasi Kido antara lain juara dunia 2007 di Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade 2008 Beijing, dan emas Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan yang kini masih tergabung di Pelatnas Cipayung.

"Semoga suri teladan, semangat juang, prestasi besar, dan etos kerja yang telah ditunjukkan Markis Kido selama ini, bisa menginspirasi para pebulutangkis Indonesia untuk mengikuti jejak almarhum," Agung menyebutkan.

Baca Juga: Kabar Duka: Legenda Bulu Tangkis Indonesia Markis Kido Meninggal Dunia

 

Tiba-Tiba Terjatuh

Kido berpulang saat sedang bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang. Menurut Candra Wijaya, legenda ganda putra lainnya yang kebetulan hadir di arena, Kido tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat baru bermain setengah game. Saat itu sekira pukul 18.30 WIB.

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok," ungkap Candra, yang kemudian membawa Kido ke RS Omni di Alam Sutra, Tangerang.

Selama ini, Kido yang biasa disapa Uda setiap Senin rutin bermain bulu tangkis dengan sebuah tim di sana

Skotlandia 0-2 Rep Cheska: Schick Geser Inggris dari Puncak Klasemen

Almarhum meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Jenazah pada Senin (14/6/2021) malam langsung disemayamkan di rumah duka Jl. Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago