top ear
Mandala Shoji Bebas, Begini Perjalanan Kasus Kampanye Hitamnya
  • SOLOPOS.COM
    Mandala Shoji (Liputan6.com)

Mandala Shoji Bebas, Begini Perjalanan Kasus Kampanye Hitamnya

Presenter Mandala Abadi Shoji akhirnya menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman enam bulan penjara dan denda Rp5 juta dengan subsider satu bulan penjara. Mandala Shoji dibebaskan pada Rabu (7/8/2019).
Diterbitkan Kamis, 8/08/2019 - 20:40 WIB
oleh Solopos.com/Chelin Indra Sushmita,
2 mnt baca -

Solopos.com, SOLO – Presenter Mandala Abadi Shoji akhirnya menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman enam bulan penjara dan denda Rp5 juta dengan subsider satu bulan penjara. Mandala Shoji dibebaskan pada Rabu (7/8/2019).

Pembawa acara Termehek-Mehek itu sebelumnya mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat, akibat tersandung kasus kampanye hitam (black campaign) yang dilakukannya pada Oktober 2018 lalu. Kasus tersebut sempat menjadi sorotan lantaran Mandala Shoji adalah salah satu calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dia divonis bersalah atas pelanggaran pemilu.

Mandala Shoji dijemput istri dan anaknya, Rabu siang. Sang istri tak kuasa menahan tangis saat memeluk suaminya. Isak tangis keluarga mewarnai kebebasan Mandala Shoji. Artis berusia 36 tahun itu mengaku sangat merindukan istri dan anak-anaknya selama mendekam di balik jeruji besi.

Dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (8/8/2019), kasus yang menyeret Mandala Shoji ke penjara bermula dari pencalonannya sebagai anggota DPR pada Pemilu Legislatif 2019 lewat PAN. Namun, keberuntungan belum berpihak padanya. Dia justru ditahan sebelum masa kampanye selesai karena melakukan pelanggaran pemilu.

Mandala Shoji ketahuan membagikan kupon undian umrah saat kampanye. Saat sidang perkaranya digelar pada 18 Desember 2018, Mandala Shoji menjadi buron. Dia baru menyerahkan diri kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat setelah menghilang sekitar dua pekan.

Mandala Shoji sempat mengajukan banding setelah divonis bersalah oleh pengadilan. Namun, upaya tersebut ditolak majelis hakim. Selanjutnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta menginstruksikan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) mencoret nama Mandala Shoji dari daftar calon anggota legislatif.


Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini