Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Malunya Gibran, Pegawai Tirtonadi Solo Tertangkap Kamera Lakukan Pungli

Seorang pegawai kontrak di Terminal Tirtonadi Solo tertangkap kamera tengan melakukan pungutan liar atau pungli di kawasan terminal dan menjadi viral.
SHARE
Malunya Gibran, Pegawai Tirtonadi Solo Tertangkap Kamera Lakukan Pungli
SOLOPOS.COM - Tangkapan layar video petugas Terminal Tirtonadi Solo diduga tengah melakukan pungli. (Tiktok @ingatnafasitu)

Solopos.com, SOLO — Seorang pegawai kontrak di Terminal Tirtonadi Solo berinisial BP diduga melakukan pungutan liar atau pungli saat bertugas. Aksi melanggar aturan itu tertangkap kamera dan diunggah di aplikasi Tiktok @ingatnafasitu.

Unggahan itu langsung viral dan mendapat banyak sekali respons dari warganet. Di video itu terlihat sosok BP yang mengenakan seragam tugas sedang berinteraksi dengan seseorang. BP berbicara sambil memegang berkas-berkas.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Sejurus kemudian ia tampak menerima sesuatu yang diberikan lawan bicaranya di bawah berkas yang dipegangnya. Dilihat dari latar belakang tempat terjadinya insiden itu, diduga BP melakukan aksinya di kawasan Terminal Tirtonadi Solo.

Kepala Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, saat dihubungi melalui telepon mengaku sudah mengetahui rekaman video pegawai yang diduga melakukan pungli tersebut dan mengambil tindakan sepadan. “Sudah kami assesment, sudah kami klarifikasi,” ujarnya.

Sementara Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengaku malu atas perilaku BP yang tega melakukan pungli saat bertugas. Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut di Hotel Alila Solo, Rabu sore.

Baca Juga: Terminal Tirtonadi Solo Kini Megah Dan Ramai, Ini Sosok Di Baliknya

“Ya malu, dikiranya kan orang saya. Tapi ndak apa-apa, sudah ada tindakan seperti itu, tindak tegas,” ungkapnya. Gibran juga meminta warga Solo proaktif memfoto atau memvideo bila melihat kejadian serupa.

Ihwal keputusan pemecatan terhadap BP walau pun baru sekali melakukan tindakan itu, Gibran mendukung keputusan tersebut. Menurut Gibran, ketika memang salah ya salah, tidak perlu mencari alasan. “Ora usah kakehan alasan,” ujarnya.

Baca Juga: Potret Lawas Terminal Tirtonadi: Kandang Bus Hidung Panjang & Bumel



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode