Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Maling Obrak-abrik Ladang Sayuran Petani di Matesih Karanganyar

Tanaman kol dan cabai di ladang petani Matesih, Kabupaten Karanganyar, jadi sasaran pencurian yang diketahui Minggu (3/7/2022). Kejadian ini bukan kali yang pertama.
SHARE
Maling Obrak-abrik Ladang Sayuran Petani di Matesih Karanganyar
SOLOPOS.COM - Ilustrasi. (dok)

Solopos.com, KARANGANYAR — Maling sayuran beraksi di ladang petani di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Korbannya adalah petani sayuran asal Dukuh Dongsari, Desa Karangbangun, Nina Wahyuni.

Ia mengaku baru mengetahui ladangnya disatroni maling pada Minggu (3/7/2022) pagi. Ia terkejut ladang sayurannya sudah rusak terinjak-injak.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Tanaman kembang kol rusak. Sayuran yang hilang cabai dan mentimun,” tuturnya kepada Solopos.com, Senin (4/7/2022).

Pencurian sayuran ini bukan kali yang pertama dialami Nina. Sebulan lalu, tanaman cabainya ludes dicuri orang. Jejak alas kaki ditemukan di lokasi tersebut.

Nani dan suami telah berusaha mengantisipasi aksi pencurian tersebut dengan bergadang hingga malam di ladang agar tanamannya tak dicuri.

Baca Juga: Tanaman Cabai Milik Perangkat Desa di Sragen Diobrak-Abrik Maling

“Saya sama suami jaga sampai jam 11 malam. Tapi pagi hari sudah rusak semua sayurannya. Kemungkinan tengah malam dicurinya,” katanya.

Parahnya lagi, pencuri hanya menyisakan tiga buah mentimun yang berserakan di ladang. Padahal, tanaman sayurannya sudah mendekati masa panen. “Untuk hasil mentimun saja, kalau laku bisa sampai Rp700.000. Sedangkan cabainya, lagi mahal-mahalnya,” ujar Nina.

Ia mengaku belum melaporkan musibah yang menimpanya kepada polisi. Ia pesimistis laporannya bakal ditindaklanjuti. “Tetangga saya yang kemarin kemalingan saja belum ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga: Tertangkap! Ini Dia Maling Sepeda di Depan Masjid Agung Karanganyar

Camat Matesih, Ardiansyah, mengatakan segera berkoordinasi dengan polisi terkait aksi pencurian sayur di Desa Karangbangun. “Kami belum terima laporan aksi pencurian ini. Tapi akan kami tindaklanjuti dan koordinasi dengan polisi,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode