Maksimal Haji Umur 65 Tahun, Menag Berharap Umat Islam Bersabar

Menag berharap aturan umur 65 tahun yang ditetapkan Arab Saudi tidak berlaku pada musim haji tahun depan.
SHARE
Maksimal Haji Umur 65 Tahun, Menag Berharap Umat Islam Bersabar
SOLOPOS.COM - Tangkapan layar konferensi pers penetapan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1443 Hijriah oleh Kementerian Agama. (Istimewa/YouTube Kemenag RI)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap umat Islam bersabar terkait persyaratan haji maksimal berusia 65 tahun.

Menag berharap aturan umur 65 tahun yang ditetapkan Arab Saudi tidak berlaku pada musim haji tahun depan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kita sudah jelaskan kepada jamaah agar sabar, mudah-mudahan tahun depan aturannya berubah, tidak ada batas umur misalnya. Saya tidak mau ada kecurangan, usia diubah. Untuk masalah usia ini harus dijelaskan dengan baik kepada masyarakat agar tidak muncul spekulasi atau hoaks,” kata Menteri Agama saat membuka Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1443 H/2022 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Menteri Agama menekankan bahwa semua syarat perjalanan haji yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi pada tahun 1443 H/2022 M harus dipenuhi sebelum pemberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Baca Juga: Kapan Hari Raya Idulfitri 2022? Ini Kata Kemenag

“Saya ingin ingatkan kepada Pak Dirjen dan seluruh jajarannya, bahwa syarat perjalanan haji yang sudah ditentukan Arab Saudi harus dipenuhi, pertama syarat vaksin,” lanjutnya.

Menurut persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, selain persyaratan umur, jamaah haji harus sudah mendapat vaksinasi Covid-19 dan memiliki hasil pemeriksaan PCR negatif yang sampelnya diambil 72 jam sebelum keberangkatan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana mengatakan anggota jamaah haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci tahun ini belum semuanya mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap.

Baca Juga: Tetapkan Idulfitri 1443 H, Kemenag Gelar Sidang Isbat pada 1 Mei

“Data kami baru 76 persen dosis lengkap. Bagaimana yang tidak lengkap, itu kemungkinan terancam tidak bisa diberangkatkan. Tugas kita bersama agar mereka bisa segera divaksinasi,” kata Budi.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago