Maia Estianty Punya Penyakit Rosacea, Apakah Itu?

Maia Estianty mengatakan karena punya penyakit Rosacea kulit wajahnya menjadi sangat sensitif terhadap perubahan cuaca.
Maia Estianty Punya Penyakit Rosacea, Apakah Itu?
SOLOPOS.COM - Maia Estianty. (Instagram-@maiaestiantyreal)

Solopos.com, SOLO-Maia Estianty membuat pengakuan mengejutkan, dia mengaku punya penyakit kulit bernama Rosacea. Padahal selama ini dia dikenal memiliki kulit wajah cerah dan mulus.

Namun ternyata Maia Estianty punya penyakit Rosacea yang mungkin sulit disembuhkan. Hal itu terungkap di channel Youtube Maia Aleldul TV berjudul Maia Estianty Punya Penyakit Kulit Yang Tidak Bisa Disembuhkan, Sebelum Ke Amerika Ini Yang Dilakukan.

Dalam unggahan video itu Maia Estianty melakukan perawatan sebelum terbang ke Amerika Serikat lantaran punya penyakit Rosacea.  Mantan personel duo Ratu itu terlihat mendatangi klinik kecantikan.

“Aku punya penyakit Rosacea. Rosacea itu penyakit kulit, keturunan yang mungkin tampak seperti jerawat, padahal nggak. Dan kulit-kulitnya tuh merah, nah tuh susah disembuhin, malah mungkin nggak bisa disembuhin,” kata Maia Estianty seperti dikutip Solopos.com pada Kamis (16/9/2021) dari channel Youtube Maia Aleldul TV berjudul Maia Estianty Punya Penyakit Kulit Yang Tidak Bisa Disembuhkan, Sebelum Ke Amerika Ini Yang Dilakukan.

Maia Estianty mengatakan karena punya penyakit Rosacea kulit wajahnya menjadi sangat sensitif terhadap perubahan cuaca. Misalnya, ketika cuaca sedang panas, kulitnya akan berubah menjadi merah.

Baca Juga:  7 Jenis Minuman Ini Bisa Kontrol Kadar Kolesterol, Mau Coba?

“Makanya aku sering ke klinik karena aku butuh treatment itu supaya nggak terlalu marah ini kulitnya. Karena ini susah abnget, kena panas dikit merah, kena dingin dikit merah,” ujarnya.

Gejala khas dari penyakit ini adalah ruam kulit kemerahan pada wajah yang tak kunjung hilang, terutama di bagian tengah. Memang, kemerahan dapat hilang dan timbul kembali, tetapi hal ini sering menjadi gejala awalnya.

Tak seperti masalah kulit lainnya, kemerahan pada kulit biasanya tak kunjung hilang setelah berhari-hari atau berminggu-minggu. Bisa jadi kemerahan ini justru semakin menjadi-jadi.  Selain itu, tanda lain bisa muncul dalam bentuk yang berbeda-beda bergantung pada jenis Rosacea yang Anda alami. Berikut gejala sesuai dengan jenis penyakitnya.

Dilansir dari American Academy of Dermatology dan hellosehat.com, Kamis (16/9/2021), masih belum diketahui secara pasti apa penyebab Rosacea. Namun,  ada beberapa hal yang diduga kuat meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit kulit ini, yaitu:

1. Riwayat keluarga

Rosacea adalah penyakit yang diturunkan dalam keluarga. Banyak orang terkena penyakit ini karena memiliki anggota keluarga dengan rosacea. Oleh karena itu, faktor genetik diduga kuat berperan menyebabkan Rosacea.

Baca Juga: Bunda, Begini Cara Menghadirkan Tayangan Televisi Ramah Anak di Rumah

2. Bakteri Helicobacer pylori

Helicobacter pylori merupakan bakteri yang ditemukan di usus untuk merangsang produksi bradykinin. Bradykinin adalah polipeptida kecil yang diduga menyebabkan pembuluh darah melebar. Para ahli menyarankan bahwa bakteri ini mungkin berkontribusi dalam mengembangkan rosacea.

3. Tungau mikroskopis

Demodex folliculorum merupakan tungau mikroskopis yang hidup di kulit manusia dan biasanya tidak menimbulkan masalah.

Namun, orang dengan rosacea memiliki jumlah tungau yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya.  Akan tetapi, tidak diketahui pasti apakah tungau menyebabkan rosacea atau penyakit inilah yang memicu jumlah tungau.

Baca Juga:  Penampilan Terlihat Sederhana, Harga Outfit Lesti Kejora Ternyata Fantastis

4. Protein tubuh

Cathelicidin merupakan protein di dalam tubuh yang biasanya melindungi kulit dari infeksi. Sayangnya, cathelicidin juga bisa menyebabkan kemerahan dan pembengkakan.  Bagaimana tubuh memproses protein ini bisa menentukan apakah seseorang bisa terkena Rosacea atau tidak.

Apa yang meningkatkan risiko untuk terkena Rosacea?

Berikut berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit kulit ini.

– Jenis kelamin, wanita lebih berisiko dibandingkan dengan laki-laki
– Berkulit putih
– Berusia 30 – 60 tahun
– Memiliki riwayat keluarga dengan rosacea

Penyakit ini juga dapat diperburuk oleh hal dan zat tertentu. Umumnya Rosacea bisa muncul saat Anda melakukan atau mengonsumsi sesuatu yang meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit.

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago