[ X ] CLOSE

Mahasiswa UNS Solo Gilang Disebut Sempat Kesurupan dan Dirukiah

Ayah korban menerima informasi Gilang Endi S sempat dirukiah karena kesurupan. Namun ia melihat ada kejanggalan karena di tubuh anaknya terdapat luka-luka.
Mahasiswa UNS Solo Gilang Disebut Sempat Kesurupan dan Dirukiah
SOLOPOS.COM - Sejumlah keluarga dan kerabat Gilang Endi S, mendoakan jdi atas pusara enazah mahasiswa UNS Solo itu. (Solopos.com/AKhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Sunardi mengaku ikhlas atas kepergian putra sulungnya, Gilang Endi S, mahasiswa semester 3 Program Studi (Prodi) Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV)  UNS Solo. Gilang meninggal setelah mengikuti diklat resimen mahasiswa pada Minggu (24/10/2021).

Jenazah Gilang sudah dimakamkan pada Senin (25/10/2021) sore di permakaman yang tak jauh dari kediamannya di RT 002/RW 005, Dekuh Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Sebelumnya, jenazah diautopsi di RSUD dr Moewardi, Solo.

Saat ditemui Solopos.com, ayah Gilang, Sunardi, mengaku mendapat informasi anaknya sempat mengalami kesurupan. Gilang, masih menurut informasi ia  terima, sempat dirukiah.

Baca Juga: Mengaku Ikhlas, Ayah Gilang: Tolong Jelaskan Sebab Kematian Anak Saya

Namun ada hal yang mengganjal di benak Sunardi. “Katanya kesurupan, lalu dirukiah. Tapi mengapa jenazahnya ada luka-luka. Saya tidak mau berprasangka buruk terhadap siapa pun, tapi yang penting ada kejelasan,” ujar Sunardi dengan nada lembut.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah disambut para pelayat yang terdiri atas sanak saudara, tetangga, kolega orang tua, dan teman-teman kuliah Gilang. Histeria keluarga pecah saat jenazah  mahasiswa semester 3 Program Studi (Prodi) Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi (SV) itu diturunkan dari mobil ambulans yang membawanya.

Jenazah Gilang langsung dibawa masuk ke rumah dan disalatkan. Setelah dilakukan doa dan sambutan, jenazah dibawa ke permakaman.

Baca Juga: Terungkap, Mahasiswa UNS yang Meninggal Ternyata Ikut Diklat Menwa

Sementara itu, ayah Gilang, Sunardi (sebelumnya disebut Nardi),  mengaku menerima kepergian putra sulungnya itu. Namun, ia meminta kepada pihak terkait baik, kepolisian maupun Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo untuk memberikan penjelasan terkait penyebab meninggalnya Gilang.

“Saya ikhlas. Tapi saya mohon agar ada kejelasan tentang sebab-sebabnya,” ujarnya seusai pemakaman.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago