Sejumlah warga membatik dengan motif kata-kata dalam aksara Jawa di Kampung Batik Laweyan Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022). Aksi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap aksara Jawa guna melestariannya sebagai salah satu khazanah budaya Indonesia agar tidak punah. ANTARA FOTO/Maulana Surya/foc.
Espos Plus Soloraya

Lilin Sawit Pertegas Batik Laweyan Kian Ramah Lingkungan

Setelah mengganti jenis pewarna kimia dengan pewarna alami, para pengrajin batik Laweyan kini menggunakan lilin sawit sebagai pengganti cairan malam. Penggunaan lilin sawit itu pun membuat produk batik Laweyan semakin ramah lingkungan.

Solopos.com, SOLO – Setelah mengganti jenis pewarna kimia dengan pewarna alami, para pengrajin batik Laweyan kini menggunakan lilin sawit sebagai pengganti cairan malam. Penggunaan lilin sawit itu pun membuat produk batik Laweyan semakin ramah lingkungan.

Selama ini, para pengrajin memanfaatkan cairan malam yang sebagian unsurnya terbuat dari campuran bahan kimia. Inovasi produksi batik yang ramah lingkungan pun kembali dilakukan lewat penggunaan lilin sawit sebagai ganti cairan malam.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode