[x] close
top ear
Ilustrasi kuliner solo
(JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi kuliner solo (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)

Libur Lebaran di Tengah Pandemi, Kuliner Khas Solo Ini Tetap Diserbu Pembeli

Meski di tengah pandemi Covid-19, sejumlah tempat kuliner khas Solo ini tetap diserbu pembeli.
Diterbitkan Rabu, 27/05/2020 - 15:05 WIB
oleh Solopos.com/Farida Trisnaningtyas
3 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Meski di tengah pandemi Covid-19, sejumlah tempat kuliner khas Solo ini tetap diserbu pembeli.

Selat Vien’s misalnya mencatat jumlah pembeli naik tiga kali lipat dibandingkan hari biasa, meski pun jumlah ini lebih rendah dibandingkan saat Lebaran tahun lalu.

Pemilik Selat Vien’s, Serra Rianda, mengatakan restorannya menjadi langganan jujugan para pemudik untuk berwisata kuliner setiap Lebaran, tak terkecuali tahun ini.

Kisah Rio, Tertimpa Tembok Masjid Saat Gempa Bumi Guncang Jogja-Klaten 14 Tahun Silam

Dia sempat meliburkan restorannya baik di pusatnya di Jl. Hasanudin No. 99, Solo, atau outlet di sejumlah mal selama dua hari, Minggu-Senin (24-25/5/2020). Ia mengakui jumlah customer yang jajan tak seramai Lebaran 2019 lantaran dampak wabah Covid-19.

Meskipun demikian, pelanggan yang datang tercatat naik tiga kali lipat dari sebelum Lebaran. “Kami baru buka Selasa [26/5/2020], ramai, meski tidak sebanyak Lebaran tahun lalu. Di pusat [resto] saja kami sampai tambah stok tiga kali,” kata dia kepada Solopos.com, Selasa.

Generasi kedua pemilik Selat Vien’s ini menyadari betapa pentingnya menjaga kebersihan dan higienis produk makanan buatannya. Hal ini pun sudah ia terapkan jauh sebelum adanya wabah Covid-19. Akan tetapi, pandemi corona ini membuatnya semakin memperketat prosedur.

Presiden Jokowi Bicara Tren Daya Penularan Virus Corona R0, Apa Maksudnya?

Misalnya, karyawan di bagian produksi wajib memakai masker dan sarung tangan plastik. Bahkan, saat libur dua hari Lebaran, satu hari di antaranya dia manfaatkan untuk bersih-bersih total di outlet pusat. Baginya, kepercayaan konsumen adalah yang terpenting.

“Kami berpikiran positif saja, mereka yang dari luar kota yang mudik ke Solo ini benar-benar sehat dan sudah mengikuti berbagai prosedur untuk mencegah Covid-19. Kami pun berusaha dengan menerapkan protokol kesehatan di tempat kami,” jelas dia.

Rumah Makan Kusuma Sari

Kuliner khas Solo yang juga tenar di kalangan pemudik adalah rumah makan Kusuma Sari. Generasi ketiga pemilik RM Kusuma Sari, Herwita Titi Sekartaji, mengaku restorannya ramai dikunjungi para pelanggan setiap Lebaran.

Wali Kota dan Pejabat Pemkot Solo Jalani Rapid Test Massal, Waduh Ada Apa?

Menurutnya, Lebaran kali ini rata-rata customer yang datang dari area Soloraya. Menu-menu klasik fusions Jawa Belanda buatan RM Kusuma Sari selalu ramai diserbu pelanggan. Sebut saja menu seperti kroket, selat segar, steak galantin, sup mekarsari, sup galantin, stoop macaroni, hingga es krim.

“Kalau dilihat dari pelat mobil pelanggan memang ada yang dari luar kota, tapi masih didominasi plat Soloraya [AD],” kata perempuan yang akrab disapa Tita ini.

Gubernur Ganjar Pranowo Instruksikan Rapid Test Massal Se-Jateng

Meski tak seramai Lebaran tahun lalu, pelanggan yang datang saat libur kali ini naik dua kali lipat dibandingkan sejak penetapan KLB Covid-19 dan puasa Ramadan. Penjualan kuliner khas Solo ini juga terbantu dengan banyaknya order online via aplikasi Gofood dan Grabfood.

“Order online lumayan, bisa separuh dari omzet. Setelah libur dua hari karena Lebaran, sudah banyak pelanggan yang dine in. Tenant di mal juga kami buka, yakni di Solo Paragon Mall dan The Park,” kata Tita.


Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini