Legislator: Kredit Rp1,2 T dari Bank DKI Haram untuk Balapan Formula E

Direktur Pengelolaan Aset Jakpro Gunung Kartiko mengatakan biaya untuk pembangunan sirkuit ajang Formula E semuanya berasal dari swasta.
SHARE
Legislator: Kredit Rp1,2 T dari Bank DKI Haram untuk Balapan Formula E
SOLOPOS.COM - Prototipe Formulec sebagai awal mobil balap Formula E Gen1 pada 2012. (Foto: fiaformulae.com)

Solopos.com, JAKARTA — Komisi B DPRD DKI Jakarta menegaskan kepada PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro selaku penyelenggara Formula E agar tidak menggunakan kredit senilai Rp1,2 triliun dari Bank DKI ke Ancol untuk ajang balap tersebut.

Pinjaman sebesar Rp1,2 triliun ini menjadi sorotan dan sempat panas diperdebatkan dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) dan PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta (Bank DKI) pada Selasa (28/12/2021).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kami mau memastikan pinjaman Rp1,2 triliun itu tidak satu peser pun digunakan untuk ajang Formula E,” kata anggota Komisi B DPRD DKI Fraksi PDIP Pandapotan saat melakukan pengecekan langsung lokasi Formula E di Ancol, Jakarta Utara seperti dikutip Solopos.com dari Bisnis, Rabu (29/12/2021).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Dalam rapat tersebut, Komisi B DPRD DKI Jakarta mempertanyakan kesamaan lokasi renovasi yang dilakukan Ancol dengan lokasi ajang Formula E yang akan dilaksanakan pada Juni 2022.

Menanggapi hal itu, Direktur Pengelolaan Aset Jakpro Gunung Kartiko mengatakan biaya untuk pembangunan sirkuit ajang Formula E semuanya berasal dari swasta. Gunung menyebutkan sudah ada beberapa sponsor yang masuk.

Baca Juga: Formula E Resmi Digelar di Jakarta 2022, Ini Lo Lokasinya 

“Ada beberapa sponsor, di antaranya dari brand minuman, makanan, bank. Namun kami belum bisa menyebutkan secara spesifik,” kata Gunung.

Terkait dengan persiapan sirkuit, sambungnya, Jakpro sudah menyiapkan logistik untuk pembangunan sirkuit, mulai dari aspal, hingga fasilitas pendukung seperti barier, pagar, dan fasilitas lain untuk menjamin keselamatan para pembalap.

Peralatan tersebut, kata Gunung, sudah dibeli pada medio 2019-2020 dan tinggal dikirim ke lokasi pembangunan. Beberapa peralatan sudah berada di Cikarang. Selanjutnya, Jakpro akan segera melakukan impor dari China.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Pandapotan Sinaga pesimistis pengerjaan sirkuit untuk ajang Formula E di area Ancol sisi timur bisa diselesaikan dalam kurun 3 bulan, sesuai dengan target penyelenggara.

Pada saat melakukan pengecekan langsung ke lokasi, ditemukan permukaan area sirkuit masih berupa tanah yang belum datar dan berlumpur di beberapa titik.

“Saya kurang yakin fasilitas ini bisa diselesaikan dalam 3 bulan untuk event international. Area ini masih mentah,” ujar Pandapotan di Ancol, Jakarta Utara pada Rabu (29/12/2021).

Dia menjelaskan, lokasi yang akan digunakan untuk ajang Formula E pada Juni 2022 tersebut merupakan bekas tempat pembuangan lumpur dari proyek pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT), atau penampungan lumpur Ancol Timur.

Kendati pesimistis, Pandapotan mengatakan masih terbuka kemungkinan bahwa penyelesaian sirkuit Formula E di area tersebut selesai tepat jika jika Jakpro menggunakan teknologi yang lebih canggih.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago