Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Lecehkan Islam, Arab Saudi Protes Terjemahan Ayat-Ayat Setan

SHARE
Lecehkan Islam, Arab Saudi Protes Terjemahan Ayat-Ayat Setan
SOLOPOS.COM - Salman Rushdie (Telegraph.co.uk)

Ayat Ayat Setan versi terbaru diprotes Arab Saudi lantaran dinilai melecehkan Agama Islam.

Solopos.com, SOLO – Arab Saudi menilai terjemahan terbaru Ayat-Ayat Setan karangan Salman Rusdie melecehkan Agama Islam. Karenannya, mereka pun memanggi duta besar Ceko untuk memprotes terjemahan tersebut.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi meminta Duta Besar Ceko menghentikan untuk peredaran buku itu. Penerbit buku di Praha, Paseka, mengatakan kepada Reuters mereka tidak mendengar keluhan apa pun dan 5.000 buku itu, yang diluncurkan pada April 2015, sudah hampir habis terjual.

Direktur Paseka, Filip Mikes, menyatakan menerbitkan 11 judul buku karya Rushdie. “Kami telah dan akan terus menerbitkan karya Rushdie,” katanya. Sementara itu, penerjemah buku Ayat-Ayat Setan menggunakan nama samaran.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Ceko mengatakan proses penerbitan buku tersebut telah melalui pembahasan dengan pemerintah Arab Saudi. Duta besarnya pun sudah menjelaskan publikasi buku karya Rushdie di bawah hukum Republik Ceko.

Sebagaimana dikutip Okezone dari Reuters, novel Rushdie itu, yang kali pertama diterbitkan pada 1988, menyulut kemarahan kalangan Muslim karena dinilai menghujat.

Setahun kemudian, mantan pemimpin tertinggi Iran, almarhum Ayatollah Ruhollah Khomeini, mengeluarkan fatwa menyeru Muslim membunuh penulis Inggris itu.

Fatwa tersebut memaksa Rushdie hidup dalam persembunyian selama sembilan tahun. Seorang penerjemah Jepang yang mengalihbahasakan novel Rushdie, ditikam mati pada 1991, sementara yang terlibat dalam publikasi novel tersebut juga diserang.

Semmentara itu, negara Iran mengancam memboikot Frankfurt Book Fair pekan depan karena Rushdie direncanakan memberi pidato pembukaan, ujar seorang juru bicara event perdagangan literatur terbesar di dunia itu.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode