;

LAN: Sinergi antarinstansi pemerintah belum optimal

SHARE
LAN: Sinergi antarinstansi pemerintah belum optimal
SOLOPOS.COM - Ilustrasi

Jakarta (Solopos.com) – Deputi V Lembaga Administrasi Negara (LAN) Ismail Said mengatakan, berdasarkan evaluasi, salah satu kendala utama menjalankan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang baik di Indonesia adalah belum optimalnya sinergi antarinstansi pemerintah.

Ilustrasi (JIBI/Bisnis Indonesia/dok)

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

“Kondisi ini ditemukan pada pelaksanaan tugas pembangunan di hampir semua bidang yang seharusnya membutuhkan sinergi di antara berbagai instansi tersebut,” kata Ismail Said saat menutup Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan Tingkat II LAN, di Jakarta, Selasa (22/11/2011). Said mengingatkan, tidak ada satupun kegiatan pembangunan yang dapat diselesaikan secara mandiri hanya oleh satu instansi.

Mencermati kondisi ini, katanya, para pemimpin birokrasi harus menyadari pentingnya berpikir dan bertindak secara lebih sistemik karena setiap program pembangunan memerlukan partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak. Said mengatakan, faktor penting lain yang sangat menentukan keberhasilan sinergi antar instansi pemerintah adalah peran kepemimpinan.

Para pemimpin birokrasi, katanya, pada saat ini ditengarai masih cenderung berpikir dan bertindak secara parsial dan egosentris sehingga program pembangunan yang memerlukan sinergi berbagai instansi pemerintah masih kurang berhasil dilaksanakan. Said mengatakan, para pemimpin birokrasi harus memiliki komitmen dan keteladanan yang kuat untuk mengubah masa depan bangsa menuju keadaan yang lebih baik melalui keterbukaan pemikiran dan tindakan. “:Seorang pemimpin harus mau bekerja sama untuk mengupayakan hasil yang terbaik bagi masyarakat maupun program yang ingin dicapainya,” katanya.

Said juga menyebutkan beberapa kualitas yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin birokrasi agar dapat menciptakan sinergi kerja adalah memiliki pandangan ke depan tentang apa yang ingin dituju dan diwujudkan. Kemudian memiliki kepercayaan, yakni harus membangun kepercayaan melalui integritas dan kompetensi. Selain itu seorang pemimpin harus mampu melihat persoalan secara sistemik serta mampu membangun jejaring sosial bukan hanya di dalam lingkungan kerjanya tapi juga dengan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Ekspedisi Energi 2022

JIBI/SOLOPOS/Ant



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago